Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Madrasah / MTsN 2 Tana Toraja

Belajar dari Sumur Tua hingga Tongkonan: Murid MTsN 2 Tana Toraja Jelajahi Wisata Edukasi Budaya Lembang Sillanan

Tayang: Kamis, 20 Agustus 2026 09:53 WITA

Penulis: MTsN 2 Tana Toraja | Editor: Andrew Pangala

56 views 1 suka 5 dibagikan
Belajar dari Sumur Tua hingga Tongkonan: Murid MTsN 2 Tana Toraja Jelajahi Wisata Edukasi Budaya Lembang Sillanan

Gandangbatu Sillanan, Humas MTsN 2 – Dalam rangkaian Perkemahan ITA Jamnas Ranting Gandangbatu Sillanan yang berlangsung pada Selasa hingga Kamis (18–20/08/2026), peserta didik MTsN 2 Tana Toraja tidak hanya menempa kemandirian dan kedisiplinan kepramukaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar bermakna melalui kegiatan wisata edukasi budaya di wilayah Lembang Sillanan.

Wisata edukasi ini menjadi ruang belajar di luar kelas yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengenal secara langsung sejarah, tradisi, serta kearifan lokal masyarakat Sillanan. Dua lokasi utama yang menjadi bagian dari perjalanan edukatif tersebut adalah Sumur Tua Sillanan dan Kampung Adat Sillanan.

Setibanya di lokasi, para peserta tampak antusias mendengarkan penjelasan mengenai berbagai objek budaya yang mereka kunjungi. Pada setiap titik kunjungan, peserta mendapatkan informasi dan penjelasan mendalam mengenai latar belakang sejarah, fungsi sosial, serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Di lokasi Sumur Tua Sillanan, peserta tidak sekadar melihat fisik peninggalan masa lalu, tetapi juga diajak memahami bagaimana keberadaan dan nilai sejarah tempat tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan kehidupan masyarakat setempat.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Kampung Adat Sillanan. Di kawasan ini, para murid memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai tata kehidupan masyarakat adat, kelestarian tradisi, serta berbagai bentuk kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi. Peserta didik juga berkesempatan mendapatkan pemahaman mendalam tentang arsitektur dan filosofi rumah adat Tongkonan yang disampaikan secara langsung oleh pemuka adat setempat.

Antusiasme peserta terlihat saat mereka menyimak pemaparan di setiap titik lokasi. Para murid tidak sekadar berkunjung dan melihat-lihat, tetapi aktif memperhatikan, mengajukan pertanyaan, serta berusaha memahami makna spiritual dan budaya dalam setiap warisan leluhur yang diperkenalkan.

Bagi murid MTsN 2 Tana Toraja yang mengikuti kegiatan tersebut, perjalanan ini menjadi pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran formal di ruang kelas. Lingkungan budaya secara langsung hadir sebagai sumber pengetahuan yang kaya untuk memperdalam pemahaman mereka.

Kegiatan ini sejalan dengan semangat Kurikulum Cinta yang mendorong dunia pendidikan untuk menumbuhkan nilai kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan terhadap sesama, lingkungan, serta kebudayaan. Melalui pengenalan budaya lokal, peserta didik diarahkan untuk memiliki rasa bangga terhadap identitas daerah sekaligus belajar menghargai keberagaman.

Semangat tersebut juga sangat relevan dengan program Asta Aksi Kementerian Agama, khususnya dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademis, melainkan juga pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.

Pembina pendamping MTsN 2 Tana Toraja, Rasmi A. Rahman, menegaskan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman empiris seperti ini bagi para siswa.

“Wisata edukasi seperti ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik. Mereka dapat melihat, mendengar, dan memahami sendiri bagaimana budaya lokal menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat,” ungkap Rasmi A. Rahman.

Kegiatan wisata edukasi dalam rangka perkemahan ITA Jamnas Ranting Gandangbatu Sillanan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini. Peserta didik tidak hanya diajak mengenal warisan leluhur, tetapi juga dituntut memahami pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai tersebut.

Dengan mengenal sejarah dan kearifan lokal secara langsung, generasi muda diharapkan tidak tumbuh sekadar menjadi penonton perkembangan zaman. Mereka diharapkan bangkit sebagai generasi yang mampu menghargai akar budaya, mencintai daerahnya, serta aktif merawat warisan leluhur.

Bagi MTsN 2 Tana Toraja, pengalaman tersebut merupakan wujud nyata dari pendidikan karakter yang hidup: belajar dari alam, belajar dari masyarakat, dan belajar dari warisan budaya. Dari Sillanan, para peserta memetik pelajaran berharga bahwa mencintai budaya berarti mengenal, menghargai, menjaga, dan meneruskannya kepada generasi mendatang. (AF/Red)

Tagar: #Moderasi Beragama #Madrasah #KBC #MTsN 2 Tana Toraja #KemenagBerdampak #Kemenag Tana Toraja #Gandangbatu Sillanan #Humas MTsN 2 #Humas MTsN 2 tana toraja #pramuka madrasah #ITA JAMNAS XII 2026 #Jamnas #Wisata edukasi #Pramuka indonesia #Mebali #Wisata Edukasi Budaya #ITA Jamnas #Lembang Sillanan #Sumur Tua Sillanan #Kampung Adat Sillanan #Rumah Adat Tongkonan #Kurikulum Cinta #Asta Aksi Kemenag #Rasmi A. Rahman
M

Unit Kerja

MTsN 2 Tana Toraja

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola dan Kinerja Madrasah, MTsN 2 Tana Toraja Gelar Rapat Evaluasi Program Strategis
MTsN 2 Tana Toraja

Perkuat Tata Kelola dan Kinerja Madrasah, MTsN 2 Tana Toraja Gelar Rapat Evaluasi Program Strategis

MTsN 2 Tana Toraja menggelar rapat evaluasi dan koordinasi program strategis pasca-PBM di Ruang Guru, Selasa (4/8/2026). Rapat yang dipimpin Kamad M. Rizal Tahir, S.Pd.I., bersama Wakamad Kurikulum Burhanuddin, S.Pd., ini membahas evaluasi budaya SIPARAKAI, Asta Protas/Asta Aksi, PMPZI, SIPKA Triwulan II, persiapan HUT ke-81 RI, dan Kemah Madrasah Sulsel di Gowa.

04 Agt 2026 470 views Baca Selengkapnya →