Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
KUA

Buah Gotong Royong Umat di Langdoan: Mimpi Panjang Masjid Al-Mustahida Rano Memasuki Babak Baru

Tayang: Senin, 03 Agustus 2026 12:10 WITA

Penulis: KUA Bonggakaradeng | Editor: Andrew Pangala

61 views 1 suka 5 dibagikan
Buah Gotong Royong Umat di Langdoan: Mimpi Panjang Masjid Al-Mustahida Rano Memasuki Babak Baru

Rano, Humas KUA Bonggakaradeng – Suasana penuh khidmat dan rasa syukur menyelimuti Dusun Langdoan, Lembang Rumandan, Kecamatan Rano, Kabupaten Tana Toraja pada Sabtu (1/8/2026). Masyarakat setempat bersama jajaran pejabat lintas sektoral berkumpul merayakan momentum bersejarah dalam prosesi peletakan batu pertama pembangunan kembali Masjid Al-Mustahida Langdoan.

Pembangunan kembali masjid ini menjadi simbol perjuangan spiritual dan sosial yang amat bermakna bagi warga Muslim di kawasan tersebut. Setelah melalui perjalanan panjang dan sempat mengalami tiga kali perubahan rancangan serta renovasi fisik, kini Masjid Al-Mustahida siap berdiri teguh dengan ukuran yang jauh lebih luas dan representatif, yakni 12 x 12 meter, demi memberikan kenyamanan ibadah bagi para jemaah.

Prosesi berharga ini didampingi langsung oleh jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bonggakaradeng/Rano, mulai dari Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam, Penghulu, hingga staf pelaksana. Kehadiran KUA menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam mengawal pembangunan sarana keagamaan sekaligus memperkuat pembinaan keumatan di tingkat akar rumput.

Bertindak mewakili panitia pembangunan, Kepala KUA Kecamatan Bonggakaradeng menyampaikan laporan perkembangan serta kesiapan teknis proyek secara komprehensif. Laporan tersebut memaparkan rekam jejak dinamika pembangunan masjid dari masa ke masa hingga tahapan rancangan konstruksi ke depan yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Peristiwa penting ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan daerah dan nasional, di antaranya Anggota DPR RI Komisi X, Wakil Bupati Tana Toraja, Wakapolres Tana Toraja, Kasubbag TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, perwakilan Yayasan Peduli Masjid Tana Toraja (YPMT), pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Rangkaian acara diawali dengan pencerahan rohani melalui tausiyah yang disampaikan Kasubbag TU Kantor Kemenag Tana Toraja, H. Thamrin Lodo, S.Ag., M.Pd. Dalam pesannya, Thamrin menegaskan pentingnya mempererat tali persaudaraan. "Hari ini kita wujudkan kebersamaan," tuturnya seraya memaparkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama serta merawat empat pilar kerukunan di tengah keberagaman Toraja.

Semangat kebersamaan makin diperkuat melalui pesan dari para pejabat yang hadir. Wakil Bupati Tana Toraja menekankan bahwa masyarakat harus menjadi pilar utama dalam menginisiasi pembangunan tempat ibadah di samping adanya perhatian dari pemerintah. Sementara itu, Wakapolres Tana Toraja mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), yang kemudian disempurnakan oleh arahan Anggota DPR RI Komisi X agar bangunan masjid kelak dimanfaatkan secara efektif, efisien, dan produktif untuk kegiatan keumatan.

Puncak prosesi ditandai dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh para tamu undangan di tapak bangunan masjid. Usai prosesi utama, seluruh peserta dan warga menunaikan salat Zuhur berjemaah di lokasi, dilanjutkan dengan ramah tamah makan bersama serta sesi foto bersama dalam suasana hangat penuh kekeluargaan. (Rustri/Red)

Tagar: #Moderasi Beragama #KUA #Bimas Islam #Kemenag Tana Toraja #Pembangunan Masjid #Masjid Al-Mustahida Langdoan #KUA Kec. Bonggakaradeng #Islam #KUA Bonggakaradeng #Kecamatan Rano #Thamrin Lodo #Gotong Royong #Peletakan Batu Pertama #Kabupaten Tana Toraja #Humas KUA Bonggakaradeng
K

Unit Kerja

KUA Bonggakaradeng

Berita Terkait