Makale Selatan (Humas Bimas Kristen) – Komitmen Kementerian Agama untuk senantiasa hadir menyentuh denyut kehidupan umat diwujudkan melalui aksi tanggap kemanusiaan nyata. Merespons musibah bencana alam yang menimpa warga di wilayah pedesaan, empat Penyuluh Agama Kristen Kantor Kemenag Kabupaten Tana Toraja wilayah tugas Kecamatan Makale Selatan langsung turun menyambangi lokasi bencana di Dusun Putu', Lembang Randan Batu, Senin (28/09/2026).
Kunjungan kepedulian ini menyasar kediaman keluarga Bapak Sini yang tertimpa musibah pohon tumbang. Terjangan pohon berukuran besar tersebut mengakibatkan kerusakan berat, meratakan seluruh bangunan dapur dengan tanah, serta merusak sebagian dinding dan atap bangunan utama rumah.

Menyaksikan situasi memprihatinkan tersebut, para penyuluh yang terdiri dari Andarias Kala'Lembang, Oktovianus Marsel Bokko, Ayu Sila Marlin, dan Selviana tidak tinggal diam. Mereka tidak hanya menggelar persekutuan doa untuk menopang keteguhan batin keluarga korban, tetapi juga menyerahkan santunan bantuan bahan pokok berupa beras dan telur demi meringankan beban pangan keluarga selama masa pemulihan darurat.
Aksi tanggap kepedulian ini merupakan kristalisasi dari implementasi gerakan ASTA PROTAS Kemenag, khususnya pada pilar Cinta Kemanusiaan. Para penyuluh membuktikan bahwa kehadiran institusi keagamaan di tengah masyarakat tidak boleh berhenti pada seruan moral dari balik mimbar, melainkan harus diterjemahkan menjadi tindakan kasih yang konkret dan berdampak langsung.
Melalui aksi sosial ini, jajaran penyuluh menegaskan tiga komitmen utama pelayanan Kemenag di lapangan. Pertama, Kemenag hadir langsung saat masa sulit untuk memberikan pertolongan riil bagi masyarakat. Kedua, memperkokoh peran penyuluh agama sebagai ujung tombak yang holistik, yang menjalankan peran ganda sebagai pembimbing rohani sekaligus penggerak solidaritas sosial. Ketiga, membumikan kesalehan sosial dengan merawat rasa persaudaraan dan empati sesama manusia.
Dalam suasana haru dan penuh kehangatan persaudaraan, keluarga Bapak Sini menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian dan kepedulian para penyuluh. Kehadiran para pembimbing rohani ini menghadirkan ketenangan jiwa dan mengikis rasa sendiri di tengah ujian yang mereka hadapi.
Melalui doa dan dukungan tersebut, jajaran Kemenag Tana Toraja berharap keluarga senantiasa diberi ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali menata kehidupannya. Langkah ini menjadi penegas bahwa dalam suka maupun duka, Kemenag akan terus mendampingi umat dengan ketulusan dan kepedulian yang nyata. (Red)