Mengkendek, Humas MIM Plus 1 – Memperkuat komitmen peningkatan kualitas akademik dan pembinaan karakter peserta didik, MI Muhammadiyah Plus 1 Tana Toraja menggelar rapat rutin evaluasi pembelajaran bulanan pada Jumat (28/08/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang guru madrasah tersebut dirangkaikan dengan musyawarah pembentukan panitia serta pemetaan delegasi peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI).
Rangkaian rapat diawali dengan kegiatan tadarus Al-Qur'an bersama yang dipimpin oleh Kepala Madrasah, Hj. Erni, dan diikuti secara khidmat oleh seluruh jajaran pendidik. Tradisi keagamaan ini menjadi pembuka sekaligus sarana penguatan spiritual sebelum memasuki pembahasan agenda-agenda strategis madrasah.
Pada sesi evaluasi, para guru memaparkan laporan perkembangan proses belajar mengajar sepanjang bulan Agustus. Dinamika pembelajaran pada bulan tersebut cukup variatif karena diwarnai berbagai kegiatan luar kelas, khususnya kepramukaan dan semarak kemerdekaan. Di samping itu, dewan guru turut mengidentifikasi sejumlah siswa yang memerlukan perhatian serta pendampingan belajar secara lebih intensif dan personal.
Menanggapi pemaparan tersebut, Kepala MI Muhammadiyah Plus 1 Tana Toraja, Hj. Erni, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pendidik seraya memberikan arahan tindak lanjut. Ia mendorong para guru untuk terus berinovasi dalam mengelola kelas serta memperkuat pendekatan humanis kepada setiap murid.
"Evaluasi berkala ini penting agar kita dapat memetakan potensi sekaligus kendala belajar anak-anak sejak dini. Ke depan, madrasah akan melaksanakan supervisi pembelajaran guna memastikan standar kualitas mutu pembelajaran tetap terjaga dan berkelanjutan," tutur Hj. Erni.
Memasuki agenda kedua, rapat bermusyawarah menetapkan kepengurusan panitia OMI 2026 tingkat madrasah. Dari hasil kesepakatan bersama, Sariani terpilih sebagai Ketua Panitia, didampingi Dewanto Zuladri sebagai Sekretaris, dan Liana sebagai Bendahara.
Untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah, kompetisi OMI melombakan dua cabang utama, yakni Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Pihak madrasah secara resmi menunjuk Risma sebagai guru pembimbing cabang Matematika, sementara cabang IPAS diamanahkan kepada Irna.
Madrasah juga telah menyiapkan enam siswa terbaik untuk mengikuti bimbingan intensif jelang kompetisi. Delegasi cabang Matematika dipercayakan kepada Kayvan, Mikayla, dan Najwa. Sementara itu, cabang IPAS akan diwakili oleh Habsyi, Rani, dan Rangga.
Langkah terstruktur ini diharapkan tidak hanya mengoptimalkan persiapan para santri dalam menghadapi ajang OMI, melainkan juga memantik iklim kompetisi yang sehat dan mendorong lahirnya prestasi membanggakan bagi MI Muhammadiyah Plus 1 Tana Toraja. (IM/Red)