Makale, Humas MIM To'kaluku – Komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan kembali ditunjukkan oleh Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) To'kaluku melalui keikutsertaannya dalam kegiatan Workshop MGMP dan KKG MI Kabupaten Tana Toraja yang mengusung tema "Mengajar dengan Makna, Mendidik dengan Cinta: Sinergi Deep Learning, Kurikulum Berbasis Cinta, dan Kokurikuler dalam Membentuk Generasi Berkarakter."
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Juni 2026 di MAN Tana Toraja ini menjadi wadah strategis bagi para pendidik madrasah untuk memperkuat kompetensi profesional sekaligus memperluas wawasan dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, humanis, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.
Workshop dibuka dengan materi Penguatan Profesional Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Mendukung Implementasi Asta Protas Kementerian Agama yang disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong. Materi ini menekankan pentingnya peran guru dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan transformasi pendidikan madrasah yang berkualitas.
Peserta kemudian mendapatkan pembekalan mengenai Implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Mewujudkan Pembelajaran Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran terintegrasi Deep Learning yang dipandu oleh Apdalina Nanna', Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Toraja sekaligus Fasilitator Pembelajaran Mendalam KS.
Tidak hanya itu, wawasan peserta semakin diperkaya melalui materi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam Mewujudkan Pembelajaran yang Humanis, Inklusif, dan Bermakna yang dibawakan oleh Mardiana Suyuti, Ketua Pokjawas Provinsi sekaligus Fasilitator Nasional Magis Berbasis KBC. Pada sesi ini, peserta juga dibimbing menyusun perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai cinta sebagai fondasi pendidikan karakter.
Sebagai pelengkap, peserta memperoleh materi mengenai Optimalisasi Kegiatan Kokurikuler untuk Penguatan Karakter, Kompetensi, dan Profil Peserta Didik serta penyusunan modul kokurikuler yang memuat dimensi profil lulusan dan Topik Panca Cinta.
Kepala MIM To'kaluku, Hj. Nirwana Tandiara, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, workshop ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi seluruh pendidik di MIM To'kaluku.
"Kegiatan ini sangat bermakna dan bermanfaat bagi kami. Berbagai materi yang diberikan menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung pengembangan dan kemajuan pendidikan di MIM To'kaluku," ungkapnya pada Kamis (18/6).
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, MIM To'kaluku semakin meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian dan cinta terhadap sesama. MH