Makassar, Humas MAN Tana Toraja — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik MAN Tana Toraja. Marsyani Valen, peserta didik kelas X sekaligus anggota English Club MAN Tana Toraja, berhasil meraih Juara 2 Penulisan Esai dalam ajang Hasanuddin School Debating Competition (HSDC) 2026.
Prestasi tersebut diraih setelah melalui proses persiapan dan latihan selama beberapa minggu sebelum kompetisi. Marsyani secara intensif berlatih menulis, menyusun argumentasi, mengembangkan gagasan, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi bersama pembina dan English Club MAN Tana Toraja.
Perjalanan menuju podium juara bukanlah sesuatu yang mudah. Sebagai peserta didik kelas X, Marsyani harus membagi waktu antara kegiatan pembelajaran di madrasah dan persiapan kompetisi. Namun, melalui latihan yang konsisten, kemauan untuk belajar, serta dukungan dari lingkungan English Club, Marsyani mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.
HSDC 2026 merupakan kompetisi tingkat pelajar yang diselenggarakan oleh UKM Debat Bahasa Inggris Universitas Hasanuddin dan berlangsung selama tiga hari, 25–27 September 2026. Babak final sekaligus penutupan digelar di Dental Centre Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Minggu (27/9/2026).
Kompetisi ini mempertemukan peserta didik dari puluhan sekolah di sejumlah daerah, di antaranya SMAN 17 Makassar, SMAN 5 Makassar, SMA Athirah Bone, Sekolah Dian Harapan Makassar, SMAN 1 Kendari, SMAN 1 Sinjai, SMAN 3 Polewali, SMAN 1 Toraja Utara, serta sejumlah sekolah lainnya. HSDC 2026 menghadirkan beberapa cabang lomba, yaitu Debat Bahasa Inggris, Debat Bahasa Indonesia, Storytelling, Speech, Newsreading, dan Argumentative Essay.
Pada cabang Argumentative Essay, juara pertama diraih oleh Nabilah Zaenab Putri Yusuf dari SMA Islam Al Akhyar. Posisi juara kedua berhasil ditempati Marsyani Valen dari MAN Tana Toraja, sedangkan juara ketiga diraih Aurelia Naquita Tarigan dari SMA Negeri 1 Toraja Utara.
Ketua Panitia HSDC 2026, Rayyan Naufal Rizky, menjelaskan bahwa edisi tahun ini mengusung konsep detektif yang mendorong peserta untuk berpikir kritis dalam memecahkan kasus dan menemukan solusi. Konsep tersebut juga menjadi bagian dari upaya panitia menghadirkan kompetisi yang tidak hanya menguji kemampuan berbahasa, tetapi juga kemampuan berpikir peserta.
HSDC 2026 juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, menyampaikan argumentasi, serta membangun kepercayaan diri dan semangat kepemimpinan.
Dalam acara penutupan, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. drg. A. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan HSDC 2026, mulai dari panitia, pengurus UKM Debat Bahasa Inggris Unhas, pimpinan sekolah, hingga seluruh peserta.
Menurut Prof. Ruslin, kegiatan seperti HSDC tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pelajar untuk membangun jejaring, mengasah karakter, meningkatkan motivasi, dan mengembangkan kemampuan diri.
Bagi MAN Tana Toraja, capaian Marsyani Valen menjadi bukti bahwa proses pembinaan melalui English Club dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih luas.
Prestasi ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik MAN Tana Toraja lainnya untuk terus belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan di bidang bahasa Inggris, literasi, maupun bidang lainnya.
Selamat kepada Marsyani Valen atas prestasi Juara 2 Argumentative Essay HSDC 2026. Terus berlatih, terus berkembang, dan terus menginspirasi!(AN)