Tana Toraja — Gereja Toraja pada perayaan Kenaikan Yesus Kristus tahun 2026 mengangkat tema “TUHAN DI TEMPAT TINGGI”. Tema ini mengajak jemaat memahami bahwa Tuhan berkuasa atas segala sesuatu dan tetap menyertai umat-Nya melalui tuntunan Roh Kudus.
Tema tersebut didasarkan pada bacaan Mazmur 93, Kisah Para Rasul 1:1–11, Efesus 1:15–23, dan Lukas 24:44–53. Secara khusus, Kisah Para Rasul 1:1–11 menjadi bacaan utama yang menegaskan peristiwa kenaikan Yesus Kristus ke surga setelah kebangkitan-Nya.
Melalui tema ini, jemaat diajak melihat bahwa kenaikan Kristus bukan sekadar peristiwa perpisahan, melainkan tanda kemuliaan dan kuasa Tuhan atas dunia. Kristus yang naik ke surga tetap bekerja melalui Roh Kudus untuk menolong, menguatkan, dan memimpin umat-Nya.
Mazmur 93 menggambarkan Tuhan sebagai Raja yang berkuasa dan takhta-Nya tetap teguh di tengah berbagai gejolak dunia. Sementara itu, surat Paulus dalam Efesus menegaskan bahwa Kristus ditinggikan di atas segala pemerintah, kuasa, dan otoritas.
Dalam Injil Lukas dan Kisah Para Rasul, para murid menerima pesan penting untuk menjadi saksi Kristus. Sebelum naik ke surga, Yesus menjanjikan Roh Kudus yang akan memampukan mereka menjalankan tugas pemberitaan Injil.
Tema ini juga relevan dengan kehidupan umat percaya masa kini. Di tengah tantangan hidup, perubahan zaman, dan berbagai pergumulan sosial, jemaat diingatkan untuk tetap percaya bahwa Tuhan memegang kendali atas kehidupan manusia.
Selain itu, jemaat juga diajak untuk setia menjadi saksi Kristus melalui perkataan, tindakan, pelayanan, serta kehidupan sehari-hari yang mencerminkan kasih dan kebenaran Tuhan.
Perayaan Kenaikan Tuhan Yesus Kristus menjadi momentum untuk memperteguh iman bahwa Tuhan yang berada “di tempat tinggi” bukanlah Tuhan yang jauh, melainkan Tuhan yang terus hadir dan bekerja dalam kehidupan umat-Nya. (AP)