Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Bentengi 966 Remaja dari Bahaya Narkoba dan Seks Bebas: Penyuluh Kristen Mengkendek Gelar Pembinaan Interaktif di ITA Jamnas XII

Tayang: Selasa, 18 Agustus 2026 17:22 WITA

Penulis: Bimas Kristen Tana Toraja | Editor: Andrew Pangala

3 views 0 suka 0 dibagikan
Bentengi 966 Remaja dari Bahaya Narkoba dan Seks Bebas: Penyuluh Kristen Mengkendek Gelar Pembinaan Interaktif di ITA Jamnas XII

Mengkendek, Humas Bimas Kristen – Sebanyak 966 peserta didik penggalang SD dan SMP yang tergabung dalam Perkemahan ITA Jamnas XII Kwartir Ranting (Kwarran) Mengkendek mengikuti pembinaan karakter secara intensif pada Jumat (14/08/2026). Kegiatan yang berlangsung di bumi perkemahan Tampo, Kecamatan Mengkendek, ini dibawakan langsung oleh jajaran Penyuluh Agama Kristen Kantor Kemenag Tana Toraja sebagai ruang penguatan ketahanan moral remaja di tengah era digital.

Dalam pembinaan terpadu tersebut, para penyuluh menyajikan tiga materi utama yang sangat krusial bagi tumbuh kembang generasi muda, yakni pencegahan kenakalan remaja, edukasi bahaya seks bebas, serta kampanye bahaya narkoba.

Materi pertama mengenai Pencegahan Kenakalan Remaja dibawakan oleh Erli Enitia Salugi bersama Priatmi Sombo. Para peserta diajak menyadari bahwa kenakalan remaja dapat menjadi "virus" yang merusak potensi besar dalam diri setiap manusia. Agar tetap mampu "bersinar" positif, para pramuka diajak memegang dua prinsip utama: bijak memilih lingkaran pertemanan serta menemukan identitas diri yang kokoh di dalam Tuhan.

Materi kedua mengenai Edukasi Bahaya Seks Bebas bagi Remaja dipandu oleh Sri Melianti Pasondong dan Margaretha. Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman komprehensif mengenai dampak buruk pergaulan bebas terhadap masa depan pendidikan, kesehatan fisik, dan kematangan mental. Para remaja diajak mengenali faktor pemicu seperti tekanan sebaya dan rasa ingin tahu yang tak terarah, sekaligus didorong untuk mampu mengambil keputusan secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Sementara itu, materi ketiga mengenai Kampanye Bahaya Narkoba disampaikan oleh Yiska Leban, Carolin Damayanti, dan Agustinus Magalla. Para penyuluh menegaskan bahaya destruktif zat adiktif yang dapat menghancurkan saraf, mental, hingga cita-cita masa depan. Tak sekadar ceramah, sesi ini dirangkai dengan simulasi interaktif pemecahan kode Morse Pramuka sebagai simbol keberanian remaja untuk tegas menolak dan melepaskan diri dari ancaman narkoba.

Agar suasana bimbingan berlangsung hangat dan efektif, 966 peserta dibagi ke dalam tiga kelompok rotasi: Tim Pita Kuning, Tim Pita Cokelat, dan Tim Pita Biru. Ketiga tim secara bergiliran mengikuti setiap pos materi yang telah disiapkan secara kreatif oleh para penyuluh.

Ketua Panitia Perkemahan, Bertus Lopang, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi para Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Mengkendek. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memadukan ketangkasan kepramukaan dengan nilai-nilai kerohanian.

Apresiasi senada turut datang dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Toraja yang hadir meninjau lokasi perkemahan. Ia memuji inisiatif panitia yang jeli memanfaatkan potensi sumber daya penyuluh keagamaan lokal di wilayah Mengkendek.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada panitia yang bisa membangun kerja sama erat dengan Penyuluh Agama Kecamatan Mengkendek dan memanfaatkan sumber daya lokal yang ada. Untuk apa kita mencari ke luar kalau di dalam kecamatan kita sendiri memiliki potensi pembina yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

Melalui pembinaan ini, jajaran Penyuluh Agama Kristen berharap 966 penggalang Pramuka Mengkendek dapat bertumbuh menjadi Generasi Emas 2045 yang sehat, tangguh, berani menolak pengaruh negatif, serta siap menjadi teladan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. (Humas Bimas Kristen/Red)

Tagar: #Bimas Kristen #Bimas Kristen Kemenag Tana Toraja #Kemenag Tana Toraja #Tana Toraja #Pendidikan Karakter #Mengkendek #Penyuluh Agama Kristen #ITA JAMNAS XII 2026 #Perkemahan Tampo #Bimas Kristen Kemenag Toraja #Bertus Lopang #Bahaya Narkoba #Cegah Seks Bebas #Karakter Remaja

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Kelengkapan Administrasi: Saat 175 Guru PAK Toraja Belajar Bersama di Kasimpo
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Lebih dari Sekadar Kelengkapan Administrasi: Saat 175 Guru PAK Toraja Belajar Bersama di Kasimpo

Sebanyak 175 Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) se-Kabupaten Tana Toraja mengikuti KKG PAK di Gereja Toraja Jemaat Kasimpo pada 6–8 Agustus 2026. Didampingi Kakankemenag H. Usman Senong, S.Ag., M.H. dan jajaran Bimas Kristen, para guru dibekali materi Asta Protas, digitalisasi pendidikan, deep learning, moderasi beragama, dan ekoteologi guna mendorong inovasi pembelajaran yang berintegritas.

10 Agt 2026 699 views Baca Selengkapnya →
Bukan Sekadar Berbagi Teori: 64 Guru PAK SMP Toraja Gotong Royong Susun RPP Deep Learning Berbasis Cinta
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Bukan Sekadar Berbagi Teori: 64 Guru PAK SMP Toraja Gotong Royong Susun RPP Deep Learning Berbasis Cinta

Sebanyak 64 Guru PAK SMP se-Kabupaten Tana Toraja mengikuti Workshop MGMP PAK di Aula Kantor Kemenag Tana Toraja pada 6–7 Agustus 2026. Kegiatan ini menghasilkan dokumen RPP Deep Learning berbasis Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk kelas VII–IX dan ditutup langsung oleh Kakankemenag H. Usman Senong, S.Ag., M.H.

10 Agt 2026 469 views Baca Selengkapnya →