Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
KUA / Makale Utara

Bukan Soal Luas Wilayah: Penyuluh KUA Makale Utara Intensifkan Pembinaan Karakter dan Al-Qur'an di Sekolah

Tayang: Rabu, 29 Juli 2026 13:56 WITA

Penulis: Rahmatullah | Editor: Andrew Pangala

880 views 5 suka 33 dibagikan
Bukan Soal Luas Wilayah: Penyuluh KUA Makale Utara Intensifkan Pembinaan Karakter dan Al-Qur'an di Sekolah
Penyuluh Agama Islam KUA Makale Utara

Penyuluh Makale Utara

Penyuluh Agama Islam Makale Utara mengabdian kepada masyarakat

Makale Utara, Humas KUA Makale Utara – Empat Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Makale Utara terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendampingi tumbuh kembang generasi muda. Lewat bimbingan keagamaan yang digelar secara rutin setiap pekan di SD Negeri 4 Makale Utara dan SMP Negeri 1 Makale Utara, para penyuluh hadir menyapa dan membimbing para siswa langsung di ruang kelas.

Meski wilayah binaan KUA Makale Utara relatif tidak terlalu luas, kondisi geografis tersebut justru dimanfaatkan secara optimal. Jarak antarwilayah yang dekat memungkinkan empat penyuluh agama Islam di KUA Makale Utara bergerak bersama-sama, memberikan perhatian yang lebih intensif, dekat, dan berkesinambungan bagi setiap peserta didik.

Pada Rabu (29/7/2026), suasana hangat dan interaktif kembali mewarnai proses pembelajaran di kedua sekolah tersebut. Di SD Negeri 4 Makale Utara, para murid diajak mengenal huruf hijaiyah, melafalkan ayat Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid, hingga menghafal doa-doa harian dan surah-surah pendek. Sementara itu, bagi siswa di SMP Negeri 1 Makale Utara, pembinaan diperkaya dengan pemahaman fikih dasar, mencakup tata cara bersuci, wudu, hingga praktik shalat sesuai tuntunan syariat.

Metode yang diterapkan terbilang komunikatif dan akrab. Pembelajaran tidak hanya berjalan satu arah, tetapi melibatkan pembacaan bersama, bimbingan pelafalan, pengulangan hafalan, praktik ibadah langsung, hingga sesi penyetoran hafalan. Pendekatan ini dirancang agar nilai-nilai keagamaan tak sekadar dipahami secara teoritis, namun tumbuh menjadi kebiasaan hidup sehari-hari.

Kepala KUA Makale Utara, Miftah Farid, menegaskan bahwa sekolah merupakan ruang paling strategis dalam membina mental dan karakter religius anak-anak sejak usia dini.

"Sekolah adalah tempat yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan. Melalui pembinaan yang dilakukan secara rutin, kami berharap peserta didik tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dan memahami fikih dasar, tetapi juga terbiasa mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari," tutur Miftah Farid.

Ia menambahkan, tolok ukur pelayanan keagamaan yang berkualitas tidak ditentukan dari seberapa luas wilayah binaan yang dimiliki, melainkan dari konsistensi dan kemanfaatan nyata yang dirasakan oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Sinergi yang terjalin erat antara KUA Makale Utara, para penyuluh agama, dan pihak sekolah diharapkan dapat terus membentengi karakter anak didik. Berjalan searah dengan komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat layanan keagamaan dan pembangunan karakter, KUA Makale Utara menegaskan tekadnya untuk terus menghadirkan pelayanan yang inklusif, dekat, dan berdampak luas. (MF/RMU/Red)