Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
KUA / Makale Utara

Lebih dari Sekadar Membersihkan Karpet: Saat KUA Makale Utara Sulap Masjid Jadi Pelopor Ekoteologi di Rantelemo dan Siguntu

Tayang: Senin, 10 Agustus 2026 15:57 WITA

Penulis: Rahmatullah | Editor: Andrew Pangala

127 views 0 suka 7 dibagikan
Lebih dari Sekadar Membersihkan Karpet: Saat KUA Makale Utara Sulap Masjid Jadi Pelopor Ekoteologi di Rantelemo dan Siguntu
ASN KUA Makale Utara dan Jemaah Majelis Taklim bersinergi Gotong Royong GEBER MAS

Makale Utara, Humas KUA – Suasana pagi di Kecamatan Makale Utara terasa hangat dan bersemangat saat jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Makale Utara turun langsung menyapa jemaah. Tepat pukul 08.00 WITA, Senin (10/08/2026), aksi serentak Gerakan Bersih-Bersih Masjid (GEBER MAS) berbasis Ekoteologi digelar di dua lokasi sekaligus, yakni Masjid Nurul Swadaya Rantelemo dan Masjid Nurul Huda Siguntu.

Kegiatan gotong royong ini digerakkan langsung oleh Kepala KUA Makale Utara bersama jajaran Penghulu, Penyuluh Agama Islam, serta puluhan anggota Majelis Taklim dan warga setempat. Tanpa sekat formalitas, seluruh peserta bahu-membahu menyapu ruang utama salat, membersihkan karpet, mencuci fasilitas tempat wudu dan toilet, hingga menata pekarangan luar masjid agar tampil rindang dan asri.

Namun, aksi GEBER MAS kali ini menghadirkan sudut pandang baru yang lebih bermakna. Tidak sekadar agenda pembersihan fisik seremonial, KUA Makale Utara menjadikan momen ini sebagai sarana menginternalisasikan nilai-nilai Ekoteologi—sebuah ikhtiar menyelaraskan ajaran agama dengan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama.

Melalui pendekatan ini, peran masjid dirangsang untuk mereorientasi fungsinya: tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual semata, melainkan juga sebagai katalisator gerakan sosial-ekologis di tingkat akar rumput. Jemaah diajak mempraktikkan inovasi pengelolaan lingkungan secara mandiri, seperti pemilahan sampah organik dan anorganik, serta penghematan penggunaan air wudu dan energi listrik.

Dampak positif dari aksi kolaboratif ini dirasakan langsung oleh warga sekitar. Pada aspek kesehatan publik, sterilisasi menyeluruh di area tempat wudu dan toilet efektif menekan risiko penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga menghadirkan ruang ibadah yang sehat dan nyaman bagi anak-anak hingga lansia.

Selain itu, pengelolaan kebersihan masjid ini menjadi laboratorium edukasi domestik bagi jemaah. Praktik pemilahan sampah dan hemat energi yang dicontohkan di masjid diharapkan dapat diadopsi oleh warga ke dalam lingkungan rumah tangga masing-masing.

Lebih dari itu, gotong royong ini menjadi perekat kohesi sosial yang kokoh. Perjumpaan hangat antara aparatur KUA, tokoh agama, dan anggota Majelis Taklim berhasil merevitalisasi semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap aset ibadah umat. Melalui sapu dan kerja keras bersama, KUA Makale Utara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal keharmonisan umat dan kelestarian alam di Tana Toraja. (RMU/Red)

Tagar: #Bimas Islam #Kemenag Tana Toraja #Ekoteologi #HUT ke-81 RI #KUA makale utara #Gotong Royong #GEBER MAS #Masjid Nurul Huda Siguntu #Masjid Nurul Swadaya Rantelemo #Makale Utara #Majelis Taklim #Kebersihan Masjid
K

Unit Kerja

KUA Makale Utara

Berita Terkait