Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Kemenag Tana Toraja

Masjid Maryam Togon Diresmikan, Wujud Cita-cita Almarhumah dan Simbol Kerukunan di Kaduaja

Tayang: Sabtu, 30 Mei 2026 08:03 WITA

Penulis: KUA Gandasil | Editor: Andrew Pangala

39 views 0 suka 8 dibagikan
Masjid Maryam Togon Diresmikan, Wujud Cita-cita Almarhumah dan Simbol Kerukunan di Kaduaja

Kaduaja, Humas KUA Gandasil — Suasana hangat penuh persaudaraan mewarnai syukuran dan peresmian Masjid Maryam Togon di Tongkonan Tanete Surruk, Lembang Kaduaja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Jumat (29/5/2026). Tidak hanya dihadiri pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat Muslim, kegiatan tersebut juga dihadiri para pendeta dan jemaat dari beberapa gereja di Lembang Kaduaja sebagai wujud eratnya hubungan persaudaraan lintas agama yang telah lama terjalin di wilayah tersebut.

Masjid Maryam Togon berdiri di atas tanah hibah Tongkonan Tanete Surruk untuk memudahkan akses ibadah bagi masyarakat dan keluarga tongkonan. Nama masjid diambil dari almarhumah Maryam Togon, salah satu ahli waris tongkonan dan istri dari pendiri masjid, Lantjang Bombong. Sebelum wafat, almarhumah memiliki keinginan agar sebuah masjid dapat berdiri di lingkungan tongkonan sebagai sarana ibadah bagi masyarakat.

Keinginan tersebut kemudian diwujudkan melalui pembangunan Masjid Maryam Togon yang dimulai pada 28 Mei 2020. Setelah melalui proses pembangunan selama enam tahun, masjid tersebut akhirnya diresmikan dan siap melayani kebutuhan ibadah umat Muslim di wilayah itu.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong, serta Lantjang Bombong selaku pendiri masjid.

Dalam sambutannya, H. Usman Senong menegaskan bahwa rumah ibadah bukan hanya tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan pengembangan nilai-nilai kebudayaan.

“Rumah ibadah adalah tempat menebar kebaikan, pusat ibadah dan kebudayaan. Mari kita jadikan rumah ibadah sebagai tempat untuk mewujudkan ide-ide cemerlang guna mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Kehadiran tokoh agama, tokoh adat, pendeta, jemaat gereja, dan masyarakat dalam satu momentum syukur tersebut menjadi gambaran nyata kerukunan yang hidup di tengah masyarakat Kaduaja. Masjid Maryam Togon diharapkan menjadi tempat bertumbuhnya kehidupan keagamaan sekaligus menjadi warisan kebaikan yang terus menghidupkan semangat persaudaraan dan kebersamaan bagi generasi yang akan datang.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Kepala KUA Sangalla, Dahir B. Tahir, sebagai ungkapan syukur atas selesainya pembangunan masjid yang kini menjadi bagian dari perjalanan iman dan kebersamaan masyarakat setempat. (NK)

Berita Terkait