Bittuang, Humas KUA Bittuang – Pagi baru saja merambat di daerah pegunungan Kecamatan Bittuang, Tana Toraja, ketika riuh semangat gotong royong memecah keheningan suasana pedesaan. Tepat pukul 08.00 WITA, Senin (10/8/2026), jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bittuang melebur bersama warga dalam aksi serentak Gerakan Bersih-Bersih Masjid (GEBER MAS).
Tanpa sekat birokrasi, seluruh pegawai KUA bahu-membahu menyapu, mengepel, dan merapikan tiga rumah ibadah sekaligus secara simultan di tiga lokasi berbeda, yakni Masjid Nurul Iman Se'seng, Masjid Nurul Yaqin Bittuang, dan Masjid Amal Bhakti Pali.
Inisiatif ini tak sekadar membersihkan lantai dan merapikan sajadah, tetapi juga menyapu jarak antara pelayan publik dan warga yang dilayaninya. Aksi nyata yang dilakukan secara bersamaan di tiga titik lokasi tersebut menjadi bukti betapa hadirnya jajaran KUA Bittuang di tengah masyarakat mampu menghadirkan kehangatan serta rasa kebersamaan yang mendalam.
Kehadiran para pegawai KUA yang datang sejak awal dengan membawa perlengkapan kebersihan disambut antusias dan haru oleh para jemaah. Suasana kekeluargaan terpancar jelas di setiap sudut masjid saat sapu berpindah tangan dan canda tawa menyelingi kerja bakti fisik hingga area dalam dan luar bangunan terasa jauh lebih asri.
Ungkapan kebahagiaan salah satunya datang dari Mak Tua, seorang jemaah yang kerap menghabiskan waktunya beribadah di masjid. Ia menyampaikan apresiasinya atas aksi ketulusan yang ditunjukkan oleh jajaran pegawai KUA Bittuang.
"Senang sekali rasanya melihat bapak-bapak dan ibu-ibu dari KUA mau turun langsung menyapu dan membersihkan masjid kami. Masjid jadi jauh lebih bersih, harum, dan sejuk untuk beribadah. Kehadiran mereka buat kami merasa sangat diperhatikan. Semoga kebaikan dan kebersamaan seperti ini terus berlanjut," tutur Mak Tua dengan senyum hangatnya.
Langkah KUA Bittuang melalui program GEBER MAS ini membuktikan bahwa pelayanan publik terbaik sering kali tidak hanya lahir dari balik meja kerja, melainkan dari ketulusan untuk hadir, merawat keharmonisan, dan mengabdi langsung di tengah-tengah masyarakat. (Red)