Makale (Humas Bimas Kristen) – Sebagai bentuk empati dan kepedulian nyata terhadap umat yang tertimpa kemalangan, gabungan Penyuluh Agama Kristen dari Kecamatan Rembon, Malimbong, dan Saluputti melaksanakan kunjungan langsung ke kediaman keluarga Bapak Yonatan di Loppong, Dusun Tammuan, Kecamatan Malimbong, pada Selasa (22/09/2026).
Kunjungan sosial dan moral tersebut dilaksanakan pascamusibah pohon tumbang yang menimpa rumah keluarga Bapak Yonatan pada Senin (21/09/2026) sore. Peristiwa tak terduga itu mengakibatkan kerusakan fisik pada bangunan rumah serta mengganggu kenyamanan dan aktivitas harian keluarga. Menghadapi situasi tersebut, kehadiran dan pendampingan rohani dirasakan sangat dibutuhkan agar keluarga tetap tabah, tegar, dan tidak merasa sendirian.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, para penyuluh duduk bersama dan berdialog hangat untuk mendengarkan langsung pengalaman serta keluh kesah yang dihadapi keluarga. Pendekatan dari hati ke hati ini dilakukan demi menghadirkan rasa tenang dan memulihkan keteguhan batin keluarga Bapak Yonatan, sekaligus memotivasi mereka agar tidak larut dalam kesedihan maupun kekhawatiran yang berkepanjangan, melainkan tetap memelihara pengharapan teguh kepada Sang Pencipta.

Sebagai fondasi penguatan spiritual, tim Penyuluh Agama Kristen menyampaikan perenungan firman Tuhan yang terambil dari 2 Korintus 12:9: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Melalui nats ini, keluarga diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan meyakini bahwa di tengah keterbatasan serta situasi sulit sekalipun, pertolongan dan kasih karunia-Nya selalu cukup menyertai kehidupan manusia.
Selain menghadirkan topangan rohani, kehadiran tim penyuluh menjadi wujud pendampingan sosial nyata agar keluarga terdampak merasakan kehangatan persaudaraan sesama umat beriman. Rangkaian perkunjungan kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon kekuatan batin, penghiburan, kesehatan, perlindungan, serta kelancaran pemulihan bagi seluruh anggota keluarga. Aksi tanggap ini menegaskan komitmen jajaran Penyuluh Agama Kristen Kemenag Tana Toraja untuk senantiasa hadir menyapa denyut kehidupan umat secara langsung, baik dalam masa sukacita maupun di tengah keprihatinan musibah. (Red)
