Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
KUA

Menjaga Api Spiritual di Tengah Tenda Pramuka: Cerita Penyuluh KUA Bittuang Mendampingi Ibadah Peserta Perkemahan Ranting

Tayang: Rabu, 19 Agustus 2026 08:32 WITA

Penulis: KUA BITTUANG | Editor: Andrew Pangala

1 views 0 suka 0 dibagikan
Menjaga Api Spiritual di Tengah Tenda Pramuka: Cerita Penyuluh KUA Bittuang Mendampingi Ibadah Peserta Perkemahan Ranting
TIM KUA Bittuang turun ke masyarakat

Bittuang, Humas KUA Bittuang – Perkemahan Pramuka yang mempertemukan ratusan anggota Pramuka dari Ranting Bittuang dan Ranting Masanda tidak hanya menjadi ruang pembentukan kedisiplinan dan kemandirian. Di tengah padatnya dinamika kegiatan luar ruangan di Lapangan Kecamatan Bittuang, Selasa hingga Jumat (11–14/08/2026), aspek pembinaan spiritual peserta tetap menjadi perhatian utama melalui pendampingan ibadah intensif oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bittuang.

Selama empat hari perkemahan berlangsung, jajaran Penyuluh Agama Islam KUA Bittuang mengambil peran aktif mendampingi para peserta menjalankan kewajiban ibadah secara konsisten. Pendampingan tersebut rutin dilakukan setiap selesai salat Subuh serta pada pukul 22.00 WITA menjelang istirahat malam.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembinaan kepramukaan tidak berhenti pada penguasaan keterampilan teknis dan kerja sama tim semata, melainkan juga menyentuh penguatan mental spiritual serta pembentukan karakter generasi muda. Usai salat Subuh berjemaah, peserta mendapatkan motivasi keagamaan dan tausiah singkat sebelum melanjutkan jadwal latihan lapangan yang padat. Sementara pada pukul 22.00 WITA, sesi pendampingan menjadi momen refleksi spiritual sekaligus penutup aktivitas harian peserta di tenda perkemahan.

Kehadiran jajaran KUA Kecamatan Bittuang di tengah arena perkemahan membuktikan bahwa penyuluhan agama dapat dikemas secara kontekstual. Fungsi penyuluh tidak terbatas pada mimbar masjid atau majelis taklim, melainkan hadir langsung di ruang-ruang kegiatan kepemudaan untuk menanamkan nilai-nilai karakter berlandaskan agama.

Sinergi antara KUA Bittuang dan gerakan Pramuka ini menjadi ikhtiar nyata dalam membina generasi muda yang seimbang antara kecakapan sosial, kemandirian fisik, dan ketahanan spiritual. Melalui pendampingan ini, peserta diajak memahami bahwa kegiatan kepramukaan dan pengamalan ibadah dapat berjalan beriringan untuk membentuk pribadi berakhlak mulia dan bertanggung jawab. (Red)

Tagar: #Kemenag Tana Toraja #Penyuluh Agama Islam #KUA Bittuang #Bittuang #Perkemahan Pramuka #Pramuka Bittuang Masanda #Pembinaan Spiritual #Salat Subuh #Karakter Generasi Muda
K

Unit Kerja

KUA Bittuang

Berita Terkait