Makale (Humas Bimas Kristen) – Bagi para guru, mengajar di ruang kelas bukanlah satu-satunya cara menginspirasi peserta didik. Melalui ajang Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, guru juga menunjukkan nilai sportivitas, kebersamaan, dan semangat berprestasi yang dapat menjadi teladan bagi masyarakat.
Semangat itulah yang mengiringi pelepasan 56 anggota Kontingen PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong, S.Ag., M.H., pada Rabu (1/7/2026) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja. Kontingen yang terdiri atas 13 atlet dan 43 peserta defile selanjutnya bergabung bersama Kontingen PGRI Kabupaten Tana Toraja untuk mengikuti Porsenijar Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidrap pada 1–6 Juli 2026.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja, H. Usman Senong, menegaskan bahwa keikutsertaan guru bukan semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan membangun karakter, mempererat persaudaraan antarguru, dan membawa citra positif Kementerian Agama di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap peserta membawa tanggung jawab sebagai duta lembaga yang harus menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan etika selama mengikuti kegiatan.
"Kehadiran anggota Cabang Khusus, baik sebagai atlet maupun peserta defile, diharapkan dapat berkompetisi secara sehat, mengutamakan persaudaraan, serta senantiasa menjaga nama baik Kementerian Agama di mana pun berada selama mengikuti kegiatan," ujarnya.
Ajang ini juga menjadi ruang bagi para guru untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga, seni, dan kreativitas yang pada akhirnya dapat memperkaya proses pembelajaran di sekolah. Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kompetisi diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta didik bahwa semangat belajar, berkompetisi secara sehat, dan menghargai kebersamaan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Ketua PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, Margareta Patandean, S.PAK., bersama Ketua Tim Kerja Haji Muhammad Sabir, S.Ag., M.Pd.I., menyatakan kesiapan seluruh kontingen mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Melalui keikutsertaan dalam Porsenijar, diharapkan para guru tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga pengalaman dan semangat baru yang dapat ditularkan kepada peserta didik dan masyarakat, sehingga pendidikan semakin hadir melalui keteladanan, kolaborasi, dan budaya berkompetisi secara sehat. (cil)