Makale, Humas MTsN 1 Tana Toraja – Pertemuan guru dan staf di awal tahun ajaran baru tidak hanya melahirkan keputusan administratif, melainkan juga menabur harapan baru dan mempererat tali kekeluargaan. Semangat inilah yang terpancar dalam rapat koordinasi menyambut Tahun Ajaran 2026/2027 di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Tana Toraja.
Dilaksanakan pada Senin (13/7/2026) di ruang pertemuan madrasah, rapat dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 1 Tana Toraja, H. Sampe Baralangi. Rapat ini menjadi langkah awal menyatukan visi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan demi memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal sejak hari pertama.
Selain membahas pembagian tugas guru dan tenaga kependidikan serta kepanitiaan program madrasah, rapat juga diwarnai serah terima tugas pelaksana harian (PLH) kepala madrasah dari Sudarmin Tandipora kepada pejabat yang baru. Agenda ini sekaligus mengevaluasi program kerja sebelumnya serta memaparkan hasil Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Ajaran 2026/2027.
Suasana kekeluargaan terasa kian erat saat madrasah menyambut kehadiran Asranur Saleh, guru Al-Qur'an Hadis yang mulai bertugas di MTsN 1 Tana Toraja terhitung mulai 1 Februari 2026 berdasarkan SK penugasannya. Sebelum resmi mengabdi di sini, Asranur telah mendedikasikan dirinya selama 7 tahun 4 bulan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Tana Toraja yang berlokasi di Uluway sejak pertama kali bertugas pada tahun 2019.
Momen kepindahan Asranur terasa begitu istimewa dan penuh haru karena ia diantar langsung oleh Kepala MIN 3 Tana Toraja beserta rekan-rekan guru dari Uluway. Kehadiran mereka menghantarkan Asranur ke tempat pengabdian barunya mencerminkan indahnya solidaritas dan rasa persaudaraan yang tinggi antar-pendidik madrasah di Tana Toraja.
Dalam ungkapan perdananya, Asranur menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas sambutan hangat yang ia terima. "Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari keluarga besar MTsN 1 Tana Toraja. Harapan saya, kita bisa saling bersinergi dalam membimbing anak-anak kita, menanamkan kecintaan mereka pada Al-Qur'an dan akhlak mulia," tuturnya dengan penuh ketulusan.
Menjelang akhir pertemuan, Kepala MTsN 1 Tana Toraja, H. Sampe Baralangi, memberikan wejangan yang membakar semangat seluruh jajarannya. Beliau menekankan bahwa panggilan sebagai pendidik melampaui sekadar transfer pengetahuan di dalam kelas.
"Mari menjadi guru yang bersemangat, yang mampu menjadikan peserta didik biasa menjadi luar biasa. Beranilah menanamkan mimpi kepada mereka, karena pendidikan mampu mengubah kehidupan seseorang," pesan H. Sampe. Ia menambahkan, "Guru bukan hanya memindahkan ilmu dari buku ke kepala peserta didik, tetapi juga memindahkan harapan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kepedulian kepada peserta didik adalah kunci lahirnya pendidikan yang bermakna."
Melalui rapat koordinasi ini, MTsN 1 Tana Toraja meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan lingkungan belajar yang kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada pembentukan generasi yang berilmu, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (Cikgu)