Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Transformasi Pembelajaran Abad 21: 53 Guru PAK Tana Toraja Ikuti Workshop Deep Learning dan KBC

Tayang: Senin, 24 Agustus 2026 15:12 WITA

Penulis: Cecilia Tania Emanuella | Editor: Andrew Pangala

105 views 3 suka 5 dibagikan
Transformasi Pembelajaran Abad 21: 53 Guru PAK Tana Toraja Ikuti Workshop Deep Learning dan KBC
MGMP Tk. SMA/SMK/SMTK

Makale, Humas Bimas Kristen – Perubahan pesat dalam dunia pendidikan menuntut para pendidik tidak hanya bertindak sebagai pengajar di depan kelas, tetapi juga mampu memfasilitasi serta memperbarui pola belajar peserta didik sesuai perkembangan zaman. Menjawab tantangan tersebut, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Kristen (PAK) Jenjang SMA, SMK, dan SMTK Kabupaten Tana Toraja menggelar Workshop Pembelajaran Deep Learning dan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Kamis hingga Jumat (20–21/08/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Aula SMA Negeri 5 Tana Toraja ini diikuti oleh 53 guru PAK dari berbagai satuan pendidikan se-Kabupaten Tana Toraja.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong, S.Ag., M.H., yang hadir sekaligus menyampaikan materi Asta Protas Bidang Pendidikan Kementerian Agama. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa guru PAK memikul tanggung jawab moral dan spiritual yang besar untuk menghadirkan pendidikan yang unggul, ramah, dan berintegritas melalui strategi pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap teknologi, serta berdampak nyata bagi pembentukan karakter siswa.

“Guru Pendidikan Agama Kristen harus terus bertumbuh, berinovasi, dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Ketika guru berkembang, peserta didik juga akan merasakan manfaatnya,” tegas H. Usman Senong.

Pada sesi berikutnya, Kepala Seksi Bimas Kristen Kantor Kemenag Tana Toraja, Arius Damarto Rombeallo, M.Th., menyampaikan materi Moderasi Beragama: Nilai Toleransi dan Cinta Tanah Air. Dalam pemaparannya, Arius menekankan bahwa guru PAK memegang peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu hidup rukun di tengah keutuhan ragam perbedaan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air sebagai perwujudan nilai-nilai Kristiani.

“Moderasi beragama bukan sekadar materi yang diajarkan di dalam kelas, melainkan nilai yang harus dihidupi oleh setiap guru. Melalui keteladanan guru, peserta didik belajar menghargai perbedaan, mencintai tanah air, serta menjaga persatuan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” ungkap Arius Damarto Rombeallo.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi pendalaman materi teknis yang menyentuh kebutuhan praktis guru di dalam kelas. Miryam Laga, S.PAK., M.Pd.K. membawakan materi Administrasi Pembelajaran Guru dan Asesmen Deep Learning, disusul Margareta Patandean, S.PAK., M.Pd.K. yang memandu strategi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam pembelajaran PAK. Sementara itu, Yulius Roma Patandean, S.Pd., M.Pd. memaparkan konsep Pembelajaran Deep Learning berbasis Capaian Pembelajaran (CP) Revisi sebagai fondasi penyusunan perangkat ajar yang lebih kontekstual.

Tidak berhenti pada teori, seluruh peserta juga mengikuti pendampingan intensif penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Deep Learning dan instrumen asesmen, yang kemudian dilanjutkan dengan praktik team teaching secara kolaboratif. Melalui proses ini, para peserta tidak hanya memahami kerangka konsep, tetapi berhasil menghasilkan produk perangkat pembelajaran siap pakai yang siap diterapkan di sekolah masing-masing.

Melalui perhelatan workshop ini, MGMP PAK SMA, SMK, dan SMTK Kabupaten Tana Toraja diharapkan semakin mantap menjadi ruang tumbuh bagi para pendidik untuk saling berbagi praktik baik, mengasah kompetensi profesional, serta menghadirkan pembelajaran yang bermakna, berkarakter, dan berpusat pada peserta didik. (Cil/Red)

Tagar: #Moderasi Beragama #Bimas Kristen #KBC #Kemenag Tana Toraja #MGMP #Guru PAK #Usman Senong #Margareta Patandean #Asta Protas Kemenag #Kurikulum Berbasis Cinta #Workshop Deep Learning #Deep Learning #Arius Damarto Rombeallo #RPP PAK #Inovasi Pembelajaran #MGMP PAK Tana Toraja #Miryam Laga #Yulius Roma Patandean #SMAN 5 Tana Toraja

Berita Terkait