Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Madrasah / MTsN 1 Tana Toraja

Kaji Mutu dan Tata Kelola Madrasah, Guru MTsN 1 Tana Toraja Jadi Peneliti Tesis S2 UIN Palopo

Tayang: Rabu, 14 Oktober 2026 09:24 WITA

Penulis: Hariyati | Editor: Andrew Pangala

373 views 1 suka 24 dibagikan
Kaji Mutu dan Tata Kelola Madrasah, Guru MTsN 1 Tana Toraja Jadi Peneliti Tesis S2 UIN Palopo

Makale, Humas MTsN 1 – MTsN 1 Tana Toraja menjadi lokus penelitian ilmiah enam guru yang tengah menempuh pendidikan Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) pada Program Pascasarjana UIN Palopo, berdasarkan pendataan madrasah pada Rabu (14/10/2026). Riset lapangan ini mengangkat topik strategis seputar pola kepemimpinan, penguatan moderasi beragama, pembiasaan karakter religius, budaya kerja positif, hingga modul kurikulum berbasis kearifan lokal.

Keenam guru yang sedang menempuh tugas akhir pascasarjana di tengah tanggung jawab kedinasan menjalankan tugas sehari-hari sebagai pendidik, mereka berupaya mengkaji dinamika tata kelola dan mutu pendidikan secara ilmiah di madrasah tempat mereka mengabdi.

Adapun fokus penelitian yang diangkat masing-masing mahasiswa mencakup:

  1. Nursia dengan riset mengenai pola kepemimpinan kepala madrasah dalam mengintegrasikan nilai moderasi beragama di MTsN 1 Tana Toraja;

  2. Sabri Kadir dengan riset implementasi moderasi beragama melalui Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin di MTsN 1 Tana Toraja;

  3. Susanty dengan riset Strategi kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan disiplin kerja di MTsN 1 Tana Toraja

  4. Hariyati dengan riset manajemen program pembiasaan ibadah harian sebagai upaya penguatan karakter religius peserta didik di MTsN 1 Tana Toraja;

  5. Hery Rusmana dengan riset optimalisasi Whistle Blowing System (WBS) dalam meningkatkan kedisiplinan dan budaya kerja positif pada MTsN 1 Tana Toraja; serta

  6. Amiruddin dengan riset integrasi modul sosial berbasis kearifan lokal dalam Kurikulum Merdeka di MTsN 1 Tana Toraja.

Keberagaman tema riset tersebut memperlihatkan perhatian para pendidik terhadap penguatan ekosistem madrasah yang adaptif dan berkarakter. Hal ini sejalan dengan komitmen madrasah dalam membina sumber daya manusia yang cakap secara intelektual sekaligus memiliki integritas moral.

Kepala MTsN 1 Tana Toraja, H. Sampe Baralangi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru yang gigih mengembangkan kualifikasi diri melalui jenjang pascasarjana. Menurutnya, kesungguhan pendidik dalam menuntut ilmu merupakan investasi berharga bagi mutu pendidikan madrasah.

“Saya sangat bangga kepada Bapak dan Ibu guru yang terus berupaya meningkatkan ilmu dan kompetensinya melalui pendidikan pascasarjana di UIN Palopo. Selain enam guru yang sedang menempuh pendidikan magister, salah satu guru kami, Sudarmin Tandipora juga melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral (S3). Ada juga Staf Pendis Kemenag, Andi Muhammad Alqadri, serta putra saya sendiri, Abdul Muhaimin Maraya, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Alhamdulillah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong saat ini juga telah menempuh pendidikan doktoral. Hal ini menunjukkan bahwa semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Saya berharap peningkatan kompetensi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan peningkatan mutu madrasah,” ungkap Sampe Baralangi.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan guru dalam riset akademik bukan sekadar syarat formal memperoleh ijazah, melainkan sarana refleksi untuk menghadirkan solusi konkret bagi pengembangan madrasah.

“Saya melihat Bapak dan Ibu guru benar-benar menjalani proses penelitian dengan baik. Peningkatan kompetensi melalui pendidikan tentu diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan mutu madrasah. Insyaallah, seluruh prosesnya dapat diselesaikan dengan baik hingga meraih gelar magister sesuai yang dicita-citakan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu mahasiswa pascasarjana, Hariyati menuturkan bahwa fleksibilitas sistem perkuliahan sangat menunjang kelancaran studi para guru tanpa mengesampingkan tugas dinas di sekolah.

“Menurut saya, kuliah sambil bekerja di Program Pascasarjana UIN Palopo sangat direkomendasikan bagi guru yang ingin terus meningkatkan kompetensi. Sistem pembelajaran hibrid secara daring maupun luring, sangat membantu kami menyesuaikan perkuliahan dengan tanggung jawab pekerjaan. Layanan bimbingan tesis dan pelayanan staf juga sangat membantu mahasiswa, termasuk kami yang menjalani perkuliahan dengan jarak dan kesibukan pekerjaan yang harus dikelola,” jelas Hariyati.

Hariyati menilai bahwa meneliti di lingkungan kerja sendiri memberikan kesempatan berharga untuk menguji keterkaitan antara konsep teoritis di bangku kuliah dengan fakta praktis di lapangan. Rekomendasi yang dihasilkan dari kelima tesis diharapkan mampu memberikan kontribusi konseptual sekaligus praktis bagi peningkatan kualitas tata kelola dan layanan pendidikan di MTsN 1 Tana Toraja. (Cikgu/Red)

Tagar: #Moderasi Beragama #MTsN 1 Tana Toraja #UIN Palopo #karakter religius #Pascasarjana MPI #penelitian tesis #kompetensi guru #mutu madrasah.
M

Unit Kerja

MTsN 1 Tana Toraja

Berita Terkait

Dari Madrasah untuk Negeri, MTsN 1 Tana Toraja Semarakkan Hari Santri 2026
MTsN 1 Tana Toraja

Dari Madrasah untuk Negeri, MTsN 1 Tana Toraja Semarakkan Hari Santri 2026

MTsN 1 Tana Toraja menyemarakkan Hari Santri Nasional 2026 melalui upacara di Lapangan Pesantren Pembangunan Muhammadiyah Tana Toraja, Getengan, dan lapangan MTsN 1 Tana Toraja. Diikuti peserta didik berseragam santri, guru, dan tenaga kependidikan dengan khidmat, kegiatan ini menjadi momentum penguatan iman, akhlak mulia, kedisiplinan, dan cinta tanah air. Sejalan dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, madrasah terus berkomitmen membentuk generasi berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.

22 Okt 2026 31 views Baca Selengkapnya →