Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Penyelenggara Katolik

Membangun Keluarga Mandiri dan Bijak Finansial: Penyuluh Katolik Kemenag Tana Toraja Fasilitasi Diklat Literasi Keuangan CU Sauan Sibarrung

Tayang: Senin, 27 Juli 2026 09:27 WITA

Penulis: Humas Penyelenggara Katolik | Editor: Andrew Pangala

234 views 4 suka 7 dibagikan
Membangun Keluarga Mandiri dan Bijak Finansial: Penyuluh Katolik Kemenag Tana Toraja Fasilitasi Diklat Literasi Keuangan CU Sauan Sibarrung

Makale, Humas Penyelenggara Katolik – Peran Penyuluh Agama Katolik tidak hanya terbatas pada pembinaan kehidupan rohani dan keagamaan, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi umat. Hal ini dibuktikan oleh Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja, Fatli Rasid Papulung, S.Ag., yang tampil sebagai fasilitator dalam Pendidikan dan Latihan (Diklat) Finansial Literasi (FL) atau Kecakapan Keuangan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (25–26/7/2026), digelar di Aula Kantor Tempat Pelayanan Makale. Diklat kecakapan keuangan ini merupakan diklat wajib tahap kedua yang diikuti oleh para anggota Credit Union (CU) Sauan Sibarrung sebagai sarana penting untuk mengelola keuangan keluarga secara bijaksana, terarah, dan berkelanjutan.

Dalam sesi pelatihan, Fatli Rasid Papulung menyampaikan materi komprehensif mengenai pentingnya kecakapan keuangan sebagai keterampilan hidup (life skill) utama yang wajib dimiliki oleh setiap individu dan keluarga. Materi yang dipaparkan mencakup strategi penyusunan anggaran rumah tangga, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran secara seimbang, budaya menabung, pengelolaan utang secara sehat, hingga perencanaan keuangan jangka panjang untuk masa depan keluarga.

Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui metode diskusi kelompok dan simulasi sederhana. Pendekatan ini memudahkan para peserta memahami konsep-konsep dasar pengelolaan keuangan secara praktis. Selain materi teknis, peserta juga diajak untuk menanamkan nilai-nilai hidup sederhana, bertanggung jawab, serta bijak dalam membuat setiap keputusan finansial.

"Kecakapan keuangan tidak sekadar kemampuan teknis dalam mengelola uang, tetapi juga bagian dari ikhtiar membangun kesejahteraan keluarga yang selaras dengan nilai-nilai moral dan etika. Pengelolaan keuangan yang sehat akan melahirkan keluarga yang mandiri, sejahtera, serta tangguh dalam menghadapi berbagai persoalan ekonomi," ujar Fatli di hadapan para peserta.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Mereka menyambut hangat materi yang diberikan karena dinilai sangat praktis dan relevan dengan tantangan ekonomi sehari-hari. Contoh-contoh konkret yang disajikan dalam simulasi membantu peserta memahami cara mengatur prioritas kebutuhan serta menyusun rencana keuangan yang sesuai dengan kondisi rumah tangga masing-masing.

Melalui diklat ini, Penyuluh Agama Katolik Kemenag Tana Toraja membuktikan komitmennya sebagai edukator masyarakat yang inklusif. Pengetahuan literasi keuangan yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari dan ditularkan kepada lingkungan sekitar demi mewujudkan masyarakat Tana Toraja yang cerdas secara finansial dan sejahtera. (FR/Red)

Tagar: #Pembinaan #KemenagBerdampak #Kemenag Tana Toraja #Makale #penyuluhagamakatolik #penyelenggarakatolik #FL #Diklat Literasi Keuangan #Penyuluh Agama Katolik #Penyelenggara Katolik #Fatli Rasid Papulung #CU Sauan Sibarrung #Kecakapan Keuangan #Pemberdayaan Umat
P

Unit Kerja

Penyelenggara Katolik

Berita Terkait

Menembus Pelosok Mappak demi Nyala Iman: Perjalanan Haru Jajaran Kemenag Toraja Hadiri Dedikasi Gereja Katolik Batusittene
Penyelenggara Katolik

Menembus Pelosok Mappak demi Nyala Iman: Perjalanan Haru Jajaran Kemenag Toraja Hadiri Dedikasi Gereja Katolik Batusittene

Jajaran Penyelenggara Katolik Kemenag Tana Toraja bersama Vikjen KAMS RP. Derikson Alverius Turnip menghadiri peresmian Gereja Katolik Santo Ignasius Loyola di Desa Batusittene, Kecamatan Mappak, Jumat (31/7/2026). Berdirinya gereja di kawasan terpencil ini menjadi simbol pertumbuhan iman dan pelayanan tanpa batas jarak.

03 Agt 2026 148 views Baca Selengkapnya →