Bittuang, Humas KUA Bittuang – Ruang-ruang kelas di UPT SDN 3 Bittuang mendadak riuh oleh gelak tawa dan antusiasme puluhan siswa pada Jumat (31/7/2026). Dalam suasana penuh kehangatan dan keceriaan, tim Penyuluh Agama dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja hadir mendampingi anak-anak memperingati Hari Anak Nasional.
Kehadiran para penyuluh agama disambut hangat oleh jajaran sekolah, mulai dari Kepala Sekolah, para guru, hingga staf kependidikan. Kepala UPT SDN 3 Bittuang, Anton Ampulembang, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan konsistensi Kemenag Tana Toraja dalam membina karakter anak-anak di pelosok wilayah tersebut.
"Terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu penyuluh. Sampaikan salam dan hormat kami kepada Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja serta Kepala Seksi Bimas Kristen. Semoga ini bukan menjadi akhir pelayanan, melainkan awal untuk terus merajut kebersamaan dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak kami," tutur Anton penuh haru.
Kegiatan pembinaan berlanjut secara interaktif di ruang kelas masing-masing dengan pendampingan langsung dari Penyuluh Agama Kristen dan Penyuluh Agama Islam. Dalam balutan suasana yang inklusif dan akrab, setiap peserta didik diajak untuk mengekspresikan cita-cita mereka.Goresan pensil anak-anak menari di atas kertas saat mereka menuliskan harapan dan mimpi untuk masa depan Indonesia. Tak hanya itu, para penyuluh memotivasi anak-anak agar berani bermimpi besar, melatih daya pikir kritis, serta menanamkan nilai-nilai moral yang kokoh sebagai bekal menjadi generasi pemimpin menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui pendampingan ini, Kemenag Tana Toraja menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sekolah—memastikan setiap anak di Bumi Toraja mendapatkan ruang tumbuh yang aman, bahagia, dan penuh inspirasi. (Humas/Red)

Anak-anak mengikuti berbagai aktivitas seperti penyampaian cita-cita, menulis harapan untuk Indonesia, diskusi kelompok, permainan edukatif, serta penampilan seni. Melalui kegiatan tersebut, mereka diajak memahami bahwa setiap anak memiliki potensi untuk menjadi pemimpin yang jujur, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta mencintai bangsa dan lingkungan. Gagasan-gagasan sederhana yang di sampaikan mencerminkan kepedulian terhadap masa depan bangsa sekaligus menjadi inspirasi bagi orang dewasa untuk terus mendampingi dan membina generasi penerus.
Peringatan Hari Anak ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, kepemimpinan, kreativitas, serta karakter yang kuat pada setiap anak. Dengan dukungan keluarga, sekolah, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, anak-anak Indonesia diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, berdaya saing, dan siap mewujudkan Indonesia Emas 2045
Diakhir kegiatan, Penyuluh Agama memberikan bibit pohon dan melaksanakan penanaman bibit bersama pihak sekolah sebagai wujud implementasi Ekoteologi.
