Makale Utara, Humas Bimas Kristen – Bibit-bibit durian, alpukat, dan sirsak kini mulai ditanam dan menghijau di pekarangan salah satu rumah ibadah di Kelurahan Lion Tondok Iring. Penanaman pohon produktif ini menjadi langkah sederhana namun sarat makna, sebagai bukti nyata bahwa merawat alam adalah wujud pengamalan iman yang tidak terpisahkan dari kehidupan keagamaan.
Kegiatan penghijauan yang dimotori oleh jajaran Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja wilayah Makale Utara ini, berlangsung pada Kamis (16/7/2026). Langkah tersebut merupakan pengejawantahan Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kemenag, khususnya pada penguatan nilai-nilai Ekoteologi di tengah umat.
Melalui pendekatan Ekoteologi, masyarakat diajak melihat alam bukan hanya sebagai objek, melainkan titipan ciptaan Tuhan yang wajib dirawat. Penyerahan bibit kepada pengurus rumah ibadah yang disusul dengan penanaman bersama ini, mengisyaratkan komitmen kolaboratif yang erat antara rohaniwan dan jemaat setempat.
Bagi para Penyuluh Agama Kristen, menanam pohon mungkin terlihat sebagai aksi yang sangat sederhana saat ini, namun dampaknya merentang jauh ke depan. Pemilihan bibit buah produktif diharapkan tidak hanya memulihkan fungsi ekologis lingkungan, tetapi kelak mampu membuahkan hasil panen yang mendukung kemandirian ekonomi masyarakat sekitar serta kas rumah ibadah itu sendiri.
Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja berharap gerakan turun ke alam ini tidak berhenti pada seremonial dan teori belaka. Harapannya, rumah-rumah ibadah dapat memberikan teladan dan menjadi pelopor budaya peduli lingkungan—sebuah sinergi indah antara spiritualitas umat dan bumi yang lestari.