Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Napas Ekoteologi di Lion Tondok Iring: Menjadikan Rumah Ibadah Pionir Pelestarian Alam

Tayang: Jumat, 17 Juli 2026 15:30 WITA

Penulis: Bimas Kristen Tana Toraja | Editor: Andrew Pangala

1,652 views 8 suka 95 dibagikan
Napas Ekoteologi di Lion Tondok Iring: Menjadikan Rumah Ibadah Pionir Pelestarian Alam

Makale Utara, Humas Bimas Kristen – Bibit-bibit durian, alpukat, dan sirsak kini mulai ditanam dan menghijau di pekarangan salah satu rumah ibadah di Kelurahan Lion Tondok Iring. Penanaman pohon produktif ini menjadi langkah sederhana namun sarat makna, sebagai bukti nyata bahwa merawat alam adalah wujud pengamalan iman yang tidak terpisahkan dari kehidupan keagamaan.

Kegiatan penghijauan yang dimotori oleh jajaran Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja wilayah Makale Utara ini, berlangsung pada Kamis (16/7/2026). Langkah tersebut merupakan pengejawantahan Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kemenag, khususnya pada penguatan nilai-nilai Ekoteologi di tengah umat.

Melalui pendekatan Ekoteologi, masyarakat diajak melihat alam bukan hanya sebagai objek, melainkan titipan ciptaan Tuhan yang wajib dirawat. Penyerahan bibit kepada pengurus rumah ibadah yang disusul dengan penanaman bersama ini, mengisyaratkan komitmen kolaboratif yang erat antara rohaniwan dan jemaat setempat.

Bagi para Penyuluh Agama Kristen, menanam pohon mungkin terlihat sebagai aksi yang sangat sederhana saat ini, namun dampaknya merentang jauh ke depan. Pemilihan bibit buah produktif diharapkan tidak hanya memulihkan fungsi ekologis lingkungan, tetapi kelak mampu membuahkan hasil panen yang mendukung kemandirian ekonomi masyarakat sekitar serta kas rumah ibadah itu sendiri.

Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja berharap gerakan turun ke alam ini tidak berhenti pada seremonial dan teori belaka. Harapannya, rumah-rumah ibadah dapat memberikan teladan dan menjadi pelopor budaya peduli lingkungan—sebuah sinergi indah antara spiritualitas umat dan bumi yang lestari.

Berita Terkait

Evaluasi SKP Triwulan III, Bimas Kristen Kemenag Tana Toraja Tertibkan Akses Bukti Dukung Kinerja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Evaluasi SKP Triwulan III, Bimas Kristen Kemenag Tana Toraja Tertibkan Akses Bukti Dukung Kinerja

Seksi Bimas Kristen Kemenag Tana Toraja mengevaluasi capaian SKP Triwulan III bagi guru dan penyuluh agama Kristen dengan menyoroti kendala tautan bukti dukung yang terkunci. Selain penertiban kinerja dan penegakan etika birokrasi, pertemuan ini menyosialisasikan Gerakan BARISAN-SIPAKAINGE sebagai wujud ekoteologi berbasis nilai iman.

16 Okt 2026 653 views Baca Selengkapnya →
Bukan Sekadar Kata di Mimbar: Penyuluh Kristen Makale Selatan Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban Pohon Tumbang di Randan Batu
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Bukan Sekadar Kata di Mimbar: Penyuluh Kristen Makale Selatan Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban Pohon Tumbang di Randan Batu

Empat Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Makale Selatan menyambangi kediaman keluarga Bapak Sini di Dusun Putu', Lembang Randan Batu, Senin (28/09/2026), yang tertimpa musibah pohon tumbang hingga meratakan dapur dan merusak badan rumah. Selain memimpin doa penguatan spiritual, para penyuluh menyalurkan bantuan sembako sebagai wujud nyata gerakan ASTA PROTAS dan kepedulian sosial Kemenag di tengah masyarakat.

29 Sep 2026 1,206 views Baca Selengkapnya →
Saat Maaf Memulihkan Damai: Penyuluh Kristen Makale Bekali Pelajar SMAN 2 Tana Toraja Batasan Sehat Cegah Pernikahan Dini
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Saat Maaf Memulihkan Damai: Penyuluh Kristen Makale Bekali Pelajar SMAN 2 Tana Toraja Batasan Sehat Cegah Pernikahan Dini

Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Makale menggelar pembinaan pencegahan pernikahan dini bagi siswa Kristen di UPT SMAN 2 Tana Toraja pada Jumat (25/09/2026). Mengangkat subtema "Batasan dan Persahabatan yang Sehat", penyuluh membedah empat batasan krusial (fisik, emosional, waktu, dan digital) dengan landasan firman Tuhan lewat metode kelompok kecil yang variatif. Kegiatan ini diwarnai momen haru saat materi menjadi sarana rekonsiliasi dan pemulihan relasi antarsiswa, sekaligus mempertegas komitmen Kemenag Tana Toraja mencetak generasi muda berkarakter dan berintegritas.

25 Sep 2026 879 views Baca Selengkapnya →