Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Penyuluh Agama Kristen Edukasi Bahaya Pernikahan Dini bagi Remaja di Simbuang

Tayang: Selasa, 26 Mei 2026 07:32 WITA

Penulis: Bimas Kristen Tana Toraja | Editor: Andrew Pangala

1,366 views 13 suka 106 dibagikan
Penyuluh Agama Kristen Edukasi Bahaya Pernikahan Dini bagi Remaja di Simbuang

Mengkendek, Humas Bimas Kristen — Upaya pencegahan pernikahan dini terus dilakukan melalui edukasi kepada generasi muda. Para Penyuluh Agama Kristen menggelar pembinaan bagi siswa UPT SMP Yayasan Pembangunan Simbuang, Senin (25/5/2026), dengan mengangkat tema “Remaja Kristen: Menjaga Diri, Menunda Pernikahan, Mewujudkan Masa Depan dalam Kasih Tuhan.”

Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi para remaja untuk memahami pentingnya menjaga masa depan, kesehatan reproduksi, serta membangun karakter yang bertanggung jawab sejak dini.

Dalam pembinaan itu, para siswa diajak memahami bahwa masa remaja merupakan waktu untuk belajar, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan masa depan, bukan terburu-buru memasuki pernikahan.

Penyuluh Agama Kristen, Yiska, menegaskan bahwa setiap anak memiliki masa depan yang berharga dan perlu diperjuangkan melalui pendidikan serta pilihan hidup yang tepat.

“Remaja harus berani menentukan pilihan hidup yang benar dan tidak mudah terpengaruh lingkungan. Masa depan mereka sangat berharga,” ujarnya.

Selain motivasi tentang pendidikan dan cita-cita, para siswa juga mendapat edukasi mengenai pentingnya menjaga diri dan menghargai tubuh sebagai anugerah Tuhan. Remaja diingatkan untuk menghindari pergaulan bebas dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan mereka.

Materi tentang kesehatan reproduksi dan dampak pernikahan dini turut menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Para penyuluh menjelaskan bahwa pernikahan dini dapat berdampak pada pendidikan, kondisi ekonomi keluarga, hingga kesehatan fisik dan mental remaja.

“Usia remaja masih berada dalam tahap pertumbuhan sehingga belum sepenuhnya siap menghadapi tanggung jawab rumah tangga maupun risiko kesehatan reproduksi,” jelas Sri Melianti saat memberikan materi.

Selain itu, siswa juga dimotivasi untuk terus fokus mengejar pendidikan dan cita-cita. Pernikahan dini dinilai dapat membatasi kesempatan berkembang dan meningkatkan risiko kesulitan ekonomi di masa depan.

Untuk menciptakan suasana yang lebih interaktif, kegiatan diselingi dengan permainan edukatif dan cerita Alkitab yang bertujuan menanamkan nilai-nilai iman serta membangun komitmen para siswa dalam menentukan masa depan mereka.

Kepala Sekolah UPT SMP Yayasan Pembangunan Simbuang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pembinaan tersebut. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat dibutuhkan remaja dalam menghadapi tantangan pergaulan dan perkembangan zaman.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena sangat bermanfaat bagi anak-anak di sekolah,” ungkapnya.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta, Jeklin, mengaku termotivasi setelah mengikuti pembinaan tersebut.

“Saya memilih untuk menolak pernikahan dini karena saya ingin menggapai cita-cita saya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, para penyuluh agama Kristen berharap para remaja semakin memahami bahwa menunda pernikahan bukan berarti menolak masa depan keluarga, melainkan memberi kesempatan untuk bertumbuh, belajar, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih matang.

Berita Terkait

Saat Ketegasan Hukum Berpadu Kesejukan Firman: Sinergi Penyuluh Kristen dan Polsek Mengkendek Rawat Kerukunan Warga
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Saat Ketegasan Hukum Berpadu Kesejukan Firman: Sinergi Penyuluh Kristen dan Polsek Mengkendek Rawat Kerukunan Warga

Penyuluh Agama Kristen Kecamatan Mengkendek menggelar silaturahmi dan penguatan sinergi lintas sektor bersama jajaran Polsek Mengkendek pada Rabu (16/09/2026). Disambut langsung oleh Kapolsek Mengkendek, Iptu Musrim, S.H., pertemuan ini memadukan pembinaan mental-spiritual keagamaan dengan pemeliharaan Kamtibmas. Dalam pertemuan tersebut ditegaskan bahwa gotong royong dan keberagaman masyarakat Toraja adalah modal utama menjaga persatuan serta jembatan emosional, di mana keamanan sejati hadir saat ketegasan hukum bersanding harmonis dengan kesejukan ajaran agama.

18 Sep 2026 142 views Baca Selengkapnya →
Rajut Kebersamaan dan Bentengi Generasi Muda: Sinergi Perdana Penyuluh Kristen Kemenag dan Polsek Simbuang Bina Peserta Jamnas Ranting Mappak di Miallo
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Rajut Kebersamaan dan Bentengi Generasi Muda: Sinergi Perdana Penyuluh Kristen Kemenag dan Polsek Simbuang Bina Peserta Jamnas Ranting Mappak di Miallo

Penyuluh Agama Kristen Kemenag Tana Toraja bersinergi dengan Polsek Simbuang menggelar pembinaan spiritual dan karakter bagi peserta Jamnas Ranting Mappak di Lembang Miallo pada Sabtu–Minggu (29–30/08/2026), sebagai ikhtiar memperkuat moral, mencegah kenakalan remaja, dan menjaga kamtibmas.

04 Sep 2026 480 views Baca Selengkapnya →
Uji Kompetensi Bukan Sekadar Mengukur Kemampuan: 5 Penyuluh Kristen Mantapkan Integritas Pelayanan di Kemenag Tana Toraja
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen

Uji Kompetensi Bukan Sekadar Mengukur Kemampuan: 5 Penyuluh Kristen Mantapkan Integritas Pelayanan di Kemenag Tana Toraja

Kantor Kemenag Tana Toraja memfasilitasi Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Penyuluh Agama Kristen PNS Periode 2026 pada Rabu (02/09/2026). Diikuti 5 peserta dari Tana Toraja, Toraja Utara, dan Parepare, ajang ini dibuka langsung oleh Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Jeane Marie Tulung, yang menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta peran penyuluh sebagai penyejuk umat di era digital.

02 Sep 2026 918 views Baca Selengkapnya →