Mengkendek (Humas Bimas Kristen) – Hari pertama sekolah menjadi awal yang bermakna bagi tujuh peserta didik baru SMTK Ge'tengan. Berasal dari berbagai daerah seperti Papua, Sulawesi Tengah, Mamuju, dan Tana Toraja, mereka dipertemukan bukan hanya untuk mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga belajar hidup dalam keberagaman, mencintai lingkungan, dan membangun karakter sejak langkah pertama memasuki dunia pendidikan.
Melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung pada 13–15 Juli 2026, peserta dibekali berbagai materi pembentukan karakter, termasuk Moderasi Beragama, Ciri Khas Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen (SPPK), implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), serta Ekoteologi sebagai bagian dari Asta Protas Kementerian Agama RI. Kegiatan dipandu oleh Kepala Sekolah Pdt. Markus Pakiding, S.Th. bersama para guru, dengan menghadirkan Pengawas Guru PAK Margareta Patandean, S.PAK., M.Pd.K. sebagai narasumber.
"Kami ingin para siswa tidak hanya mengenal sekolah sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai rumah yang membentuk karakter, menumbuhkan kepedulian, dan mengajarkan hidup rukun dalam keberagaman," ungkap Margareta Patandean. Menurutnya, moderasi beragama bukan sekadar materi pembelajaran, tetapi nilai yang harus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari agar peserta didik mampu hidup rukun, mencintai NKRI, dan menjaga persatuan dalam keberagaman.
Selain mengenal lingkungan sekolah, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan, pembentukan karakter, dan kesiapan menjalani proses pembelajaran. Melalui MPLS ini, diharapkan peserta didik tidak hanya siap belajar, tetapi juga bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, mandiri, peduli terhadap sesama, serta mampu menjadi pembawa damai di tengah masyarakat. (cil)