Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Madrasah / MAN Tana Toraja

Kakan Kemenag Tana Toraja: Kurikulum Berbasis Cinta adalah Wujud Nyata Implementasi Asta Protas

Tayang: Selasa, 16 Juni 2026 16:23 WITA

Penulis: Munawwir

506 views 0 suka 41 dibagikan
Kakan Kemenag Tana Toraja: Kurikulum Berbasis Cinta adalah Wujud Nyata Implementasi Asta Protas

Makale, Humas MAN Tana Toraja – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong, menegaskan bahwa penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah bukan sekadar inovasi lokal, melainkan sebuah langkah strategis dalam mengimplementasikan Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan penguatan pada Workshop "Mengajar dengan Makna, Mendidik dengan Cinta: Sinergi Deep Learning, Kurikulum Berbasis Cinta, dan Kokurikuler dalam Membentuk Generasi Berkarakter". Kegiatan kolaboratif yang diinisiasi oleh MGMP MAN Tana Toraja dan KKG MI Tana Toraja ini digelar di Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu MAN Tana Toraja, Selasa (16/06/2026).

Sinergi Kurikulum Berbasis Cinta dan Program Prioritas Kemenag

Dalam arahannya, H. Usman Senong menguraikan bagaimana konsep pendidikan berbasis kasih sayang ini beririsan langsung dengan visi besar Kementerian Agama RI. Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta yang mengintegrasikan metode pembelajaran mendalam (deep learning) dan nilai kelestarian lingkungan (ekoteologi) merupakan breakdown konkret dari beberapa poin Asta Protas sekaligus.

"Kurikulum berbasis cinta ini adalah upaya implementasi nyata dari Asta Protas 1, Asta Protas 2, dan Asta Protas 4, yaitu mewujudkan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi. Bahkan, program ini menyentuh Asta Protas 8 terkait digitalisasi tata kelola, karena para guru hari ini dituntut adaptif terhadap perangkat digital dalam proses pengajarannya," jelas H. Usman Senong.

Beliau menambahkan bahwa penguatan nilai kemanusiaan, kerukunan, dan kepedulian lingkungan yang termuat di dalam panca cinta kurikulum tersebut merupakan jawaban atas tantangan krisis moralitas global yang saat ini terjadi.

Solusi Konkret Menekan Kasus Perundungan di Madrasah

Lebih lanjut, Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja meyakini bahwa jika Kurikulum Berbasis Cinta diresapi dan diterapkan secara total oleh para pendidik, atmosfer pendidikan di madrasah akan berubah menjadi jauh lebih sehat. Hubungan antara guru dan siswa, maupun antar-sesama siswa, akan dilandasi oleh rasa saling menghormati.

"Jika kita memahami betul konsep kurikulum berbasis cinta dan deep learning, insya Allah tidak akan ada lagi kekerasan atau tindakan bullying di lembaga pendidikan kita. Konsep ini memberikan kita pemahaman yang utuh tentang bagaimana memecahkan problem emosional peserta didik dengan pendekatan hati," tegasnya.

Profesionalisme dan Dukungan Regulasi

Guna mendukung suksesnya integrasi kurikulum ini dengan Asta Protas, H. Usman Senong mengingatkan pentingnya aspek profesionalisme dari tenaga pendidik. Ia menekankan bahwa setiap regulasi yang diturunkan oleh Dirjen Pendis termasuk kewajiban pemenuhan jam diklat bagi ASN harus diikuti sebagai standar operasional prosedur (SOP) lembaga.

Penataan internal seperti linearitas ijazah serta kebijakan redistribusi guru juga merupakan bagian dari upaya memastikan program prioritas ini berjalan optimal dan merata di seluruh lini pendidikan.

Di akhir sambutannya, H. Usman Senong menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis antara tingkat MI dan MA di Tana Toraja. Ia berharap seluruh peserta workshop berkomitmen penuh membawa spirit "Mendidik dengan Cinta" ke dalam ruang-ruang kelas demi melahirkan generasi masa depan yang berilmu, adaptif terhadap teknologi, namun tetap kokoh dalam etika dan karakter. (AN)

Tagar: #workshop KBC dan Deep Leraning #KBC #Kemenag Tana Toraja #MGMP #MAN Tana Toraja
M

Unit Kerja

MAN Tana Toraja

Berita Terkait

Menyemai Toleransi dari Bumi Lakipadada: MAN Tana Toraja Bagikan Resep Harmoni dan Moderasi Beragama kepada KKM MA Takalar
MAN Tana Toraja

Menyemai Toleransi dari Bumi Lakipadada: MAN Tana Toraja Bagikan Resep Harmoni dan Moderasi Beragama kepada KKM MA Takalar

MAN Tana Toraja membagikan resep harmoni dan strategi penerapan moderasi beragama berbasis kearifan lokal kepada rombongan KKM MA Kabupaten Takalar dalam kegiatan kunjungan studi tiru. Dalam penerimaannya, pihak madrasah menyambut para tamu melalui prosesi adat Ma'Parapak serta tarian khas Toraja, lalu memaparkan bagaimana nilai-nilai kekerabatan lokal seperti Siangkanan, Sikamali’, dan Sikaboro’ dikolaborasikan dengan pembelajaran untuk membangun toleransi siswa. Keberhasilan pendekatan inklusif ini dibuktikan dengan capaian assessment toleransi siswa yang sangat baik, keharmonisan kolaborasi lintas ormas dan masyarakat, serta wujud nyata lingkungan sekolah yang aman dan penuh rasa kasih bagi siswa dengan keluarga heterogen.

31 Jul 2026 236 views Baca Selengkapnya →
Sayangi Otak dan Cita-Cita: Potret Edukasi Pencegahan penyalahgunaan Narkoba di MAN Tana Toraja
MAN Tana Toraja

Sayangi Otak dan Cita-Cita: Potret Edukasi Pencegahan penyalahgunaan Narkoba di MAN Tana Toraja

MAN Tana Toraja bekerja sama dengan BNNK Tana Toraja menggelar sosialisasi edukatif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Dipimpin oleh Penyuluh Narkoba Hilmi Jahid dan Rompas Sollu, kegiatan interaktif ini berfokus pada pemahaman dampak zat adiktif terhadap pusat saraf serta tumbuh kembang otak manusia yang berlangsung hingga usia 25 tahun. Melalui pendekatan yang hangat, para siswa diajak untuk mencegah penyalahgunaan narkoba yang dimulai dari kebiasaan menolak rokok dan saling menjaga antar sesama teman sebaya. Pihak madrasah menyambut positif kegiatan ini sebagai langkah nyata pembentukan karakter dan perlindungan masa depan generasi muda Toraja.

30 Jul 2026 141 views Baca Selengkapnya →
Mengabdi dengan Hati: MAN Tana Toraja terapkan Budaya Bersih "SADAR MASERO" Lewat Sosialisasi Agen Perubahan
MAN Tana Toraja

Mengabdi dengan Hati: MAN Tana Toraja terapkan Budaya Bersih "SADAR MASERO" Lewat Sosialisasi Agen Perubahan

MAN Tana Toraja menggelar sosialisasi program inovasi Zona Integritas (ZI) bertajuk SADAR MASERO (Sebelum dan Sesudah Aktivitas Dilakukan Agar Rutin Membersihkan Area Sekolah dengan Rapi dan Optimal) di Gedung Perpustakaan & Laboratorium Terpadu. Program yang diprakarsai oleh Agen Perubahan Marlina, S.Pd.I, dan didukung Kepala Madrasah Hj. Rosmawan, S.Ag., M.Pd. ini mengusung kearifan lokal (masero = bersih dalam bahasa Toraja) untuk menanamkan budaya kebersihan, disiplin, dan gotong royong bagi seluruh siswa, guru, serta staf. Gerakan ini berfokus pada kebiasaan merapikan dan membersihkan area sekolah sebelum dan sesudah beraktivitas, didukung oleh pembentukan Duta Kebersihan siswa di tiap kelas untuk mewujudkan lingkungan madrasah yang sehat dan berintegritas.

29 Jul 2026 213 views Baca Selengkapnya →
Membawa Asa dari Bumi Lakipadada: Dua Srikandi MAN Tana Toraja Siap Berlaga di O2SN Sulsel
MAN Tana Toraja

Membawa Asa dari Bumi Lakipadada: Dua Srikandi MAN Tana Toraja Siap Berlaga di O2SN Sulsel

Dua siswi MAN Tana Toraja, Nur Afni Ramadhan (Panjat Tebing Putri) dan Nurmila (Pencak Silat Putri), resmi mewakili Kabupaten Tana Toraja pada ajang O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung pada 27–29 Juli di Makassar. Dukungan penuh diberikan oleh pihak madrasah melalui Kepala MAN Tana Toraja, Rosmawati, S.Ag., M.Pd.I., yang menegaskan komitmen sekolah dalam wadah pengembangan potensi non-akademik siswa guna membentuk karakter mandiri, berani, serta berdaya saing tinggi. Perjuangan kedua siswi ini diharapkan dapat menorehkan prestasi membanggakan sekaligus menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya.

27 Jul 2026 697 views Baca Selengkapnya →