Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Madrasah / MAN Tana Toraja

Kakan Kemenag Tana Toraja: Kurikulum Berbasis Cinta adalah Wujud Nyata Implementasi Asta Protas

Tayang: Selasa, 16 Juni 2026 16:23 WITA

Penulis: Munawwir

53 views 0 suka 4 dibagikan
Kakan Kemenag Tana Toraja: Kurikulum Berbasis Cinta adalah Wujud Nyata Implementasi Asta Protas

Makale, Humas MAN Tana Toraja – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tana Toraja, H. Usman Senong, menegaskan bahwa penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah bukan sekadar inovasi lokal, melainkan sebuah langkah strategis dalam mengimplementasikan Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan penguatan pada Workshop "Mengajar dengan Makna, Mendidik dengan Cinta: Sinergi Deep Learning, Kurikulum Berbasis Cinta, dan Kokurikuler dalam Membentuk Generasi Berkarakter". Kegiatan kolaboratif yang diinisiasi oleh MGMP MAN Tana Toraja dan KKG MI Tana Toraja ini digelar di Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu MAN Tana Toraja, Selasa (16/06/2026).

Sinergi Kurikulum Berbasis Cinta dan Program Prioritas Kemenag

Dalam arahannya, H. Usman Senong menguraikan bagaimana konsep pendidikan berbasis kasih sayang ini beririsan langsung dengan visi besar Kementerian Agama RI. Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta yang mengintegrasikan metode pembelajaran mendalam (deep learning) dan nilai kelestarian lingkungan (ekoteologi) merupakan breakdown konkret dari beberapa poin Asta Protas sekaligus.

"Kurikulum berbasis cinta ini adalah upaya implementasi nyata dari Asta Protas 1, Asta Protas 2, dan Asta Protas 4, yaitu mewujudkan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi. Bahkan, program ini menyentuh Asta Protas 8 terkait digitalisasi tata kelola, karena para guru hari ini dituntut adaptif terhadap perangkat digital dalam proses pengajarannya," jelas H. Usman Senong.

Beliau menambahkan bahwa penguatan nilai kemanusiaan, kerukunan, dan kepedulian lingkungan yang termuat di dalam panca cinta kurikulum tersebut merupakan jawaban atas tantangan krisis moralitas global yang saat ini terjadi.

Solusi Konkret Menekan Kasus Perundungan di Madrasah

Lebih lanjut, Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja meyakini bahwa jika Kurikulum Berbasis Cinta diresapi dan diterapkan secara total oleh para pendidik, atmosfer pendidikan di madrasah akan berubah menjadi jauh lebih sehat. Hubungan antara guru dan siswa, maupun antar-sesama siswa, akan dilandasi oleh rasa saling menghormati.

"Jika kita memahami betul konsep kurikulum berbasis cinta dan deep learning, insya Allah tidak akan ada lagi kekerasan atau tindakan bullying di lembaga pendidikan kita. Konsep ini memberikan kita pemahaman yang utuh tentang bagaimana memecahkan problem emosional peserta didik dengan pendekatan hati," tegasnya.

Profesionalisme dan Dukungan Regulasi

Guna mendukung suksesnya integrasi kurikulum ini dengan Asta Protas, H. Usman Senong mengingatkan pentingnya aspek profesionalisme dari tenaga pendidik. Ia menekankan bahwa setiap regulasi yang diturunkan oleh Dirjen Pendis termasuk kewajiban pemenuhan jam diklat bagi ASN harus diikuti sebagai standar operasional prosedur (SOP) lembaga.

Penataan internal seperti linearitas ijazah serta kebijakan redistribusi guru juga merupakan bagian dari upaya memastikan program prioritas ini berjalan optimal dan merata di seluruh lini pendidikan.

Di akhir sambutannya, H. Usman Senong menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis antara tingkat MI dan MA di Tana Toraja. Ia berharap seluruh peserta workshop berkomitmen penuh membawa spirit "Mendidik dengan Cinta" ke dalam ruang-ruang kelas demi melahirkan generasi masa depan yang berilmu, adaptif terhadap teknologi, namun tetap kokoh dalam etika dan karakter. (AN)

Tagar: #workshop KBC dan Deep Leraning #KBC #Kemenag Tana Toraja #MGMP #MAN Tana Toraja
M

Unit Kerja

MAN Tana Toraja

Berita Terkait

Momentum Tahun Baru Hijriah: Guru Madrasah Tana Toraja Diajak 'Hijrah' Metode Mengajar, Tinggalkan Gaya Lama
MAN Tana Toraja

Momentum Tahun Baru Hijriah: Guru Madrasah Tana Toraja Diajak 'Hijrah' Metode Mengajar, Tinggalkan Gaya Lama

Pembukaan workshop MGMP dan KKG MI Tana Toraja pada Selasa, 16 Juni 2026, dimanfaatkan oleh Plt. Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Tana Toraja, H. Tamrin Lodo, sebagai momentum bagi para guru untuk melakukan "hijrah" metodologi mengajar bertepatan dengan Tahun Baru 1448 Hijriah. Dalam arahannya, beliau menekankan agar para pendidik meninggalkan metode ceramah kuno yang monoton dan beralih ke pendekatan yang lebih bervariasi serta memperlakukan semua siswa dengan adil tanpa memandang capaian akademis semata. Alih-alih sekadar menjadi acara seremonial, momentum ini menjadi refleksi kritis bagi para peserta untuk merevitalisasi fungsi organisasi profesi sebagai wadah pemecahan masalah pembelajaran dan pemenuhan tugas mendidik secara holistik.

16 Jun 2026 337 views Baca Selengkapnya →
Rawat Toleransi Lewat Kurikulum Berbasis Cinta, Ratusan Siswa MAN Tana Toraja Selami Moderasi Beragama di Batara White House
MAN Tana Toraja

Rawat Toleransi Lewat Kurikulum Berbasis Cinta, Ratusan Siswa MAN Tana Toraja Selami Moderasi Beragama di Batara White House

Kegiatan belajar di luar lingkungan madrasah yang digelar oleh MAN Tana Toraja di Batara White House pada Kamis, 11 Juni 2026, sukses mengintegrasikan indikator Moderasi Beragama Kemenag RI dengan esensi Kurikulum Berbasis Cinta. Diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, serta guru dan staf, acara ini menghadirkan dialog interaktif metode "Segitiga Dialog" bersama Tokoh Agama Islam H. Tamrin Lodo, Tokoh Adat dan Agama Kristen Pendeta Musa Salussu, serta Ketua Komite Madrasah H. Suardi Sidik. Melalui kombinasi talk show kebangsaan, kegiatan outbound games bermuatan nilai toleransi, dan pengisian Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) reflektif, para siswa diajak menyelami esensi pluralisme, merawat kearifan lokal Toraja tanpa mengorbankan akidah, serta mendapat dukungan penuh komite untuk mengembangkan MAN Tana Toraja sebagai pelopor madrasah inklusif di masa depan.

11 Jun 2026 225 views Baca Selengkapnya →