Makale, Humas MAN Tana Toraja — Suasana aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja tampak hidup dan hangat. Ratusan siswa duduk bersama, menyimak paparan interaktif mengenai ancaman penyalahgunaan narkoba, Kamis (30/7/2026). Bukan sekadar mendengarkan ceramah formal, para siswa diajak berdiskusi langsung mengenai cara melindungi diri, menjaga kesehatan otak, hingga membangun kebiasaan hidup sehat sejak dari lingkungan sekolah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja sama berkelanjutan antara MAN Tana Toraja dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tana Toraja. Berfokus pada edukasi mendalam dan pemahaman awal, sosialisasi ini dirancang agar murid-murid mampu mengenali berbagai jenis narkoba beserta dampak buruknya secara nyata bagi masa depan mereka.
Tim BNNK Tana Toraja yang hadir dipimpin oleh Penyuluh Narkoba, Hilmi Jahid dan Rompas Sollu. Dalam sesi pemaparan yang komunikatif, Rompas Sollu mengajak para siswa memahami bagaimana zat adiktif merusak sistem saraf pusat atau otak manusia. Ia menekankan bahwa perlindungan diri tidak dimulai dari hal-hal besar, melainkan dari keputusan sehari-hari untuk menghindari rokok dan produk sejenisnya.
"Adik-adik pelajar tidak boleh merokok karena itu membahayakan perkembangan otak. Otak manusia tumbuh dan berkembang hingga umur 25 tahun, jadi sangat penting untuk kita jaga bersama sejak sekarang," ujar Rompas di hadapan para siswa.
Pendekatan edukatif ini memicu diskusi hangat di antara para murid. Selain mendapatkan pemahaman biologis mengenai tumbuh kembang otak, para siswa diajak untuk saling menjaga antar sesama teman sebaya. Kesadaran untuk menolak rokok dan zat berbahaya lainnya tumbuh sebagai bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan komunitas sekolah.
Kepala MAN Tana Toraja menyambut baik dampak positif dari proses pembelajaran luar kelas ini. Pihak madrasah menilai bahwa edukasi langsung dari para ahli memberikan nilai tambah yang nyata bagi pembentukan karakter siswa, sekaligus memperkuat komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari narkoba.
Melalui sinergi yang terus dibina ini, MAN Tana Toraja dan BNNK Tana Toraja berharap semangat "Sayangi diri dan generasi, mari bersama lawan narkoba" tidak berhenti sebagai slogan, melainkan menjelma menjadi aksi nyata murid-murid dalam menjaga masa depan generasi muda Toraja.