PAREPARE, Humas MAN Tana Toraja– Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga bela diri Tana Toraja. Kontingen pencak silat Madrasah Aliyah (MA) Negeri Tana Toraja sukses mengukir prestasi gemilang dengan membawa pulang rentetan medali dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Piala KEMENBUD dan PIALA WALIKOTA "Parepare Championship 3 Tahun 2026". Kompetisi skala regional yang berlangsung ketat pada tanggal 10 hingga 12 Juli 2026 di GOR Mandiri Lompoe, Kota Parepare ini, menjadi saksi bisu ketangguhan para pesilat muda asal bumi Tana Toraja.
Dalam kejuaraan tersebut, MA Negeri Tana Toraja berhasil mengamankan total lima medali yang terdiri dari 1 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu. Puncak prestasi ditorehkan oleh Azai Suhaebu Abbas, siswa kelas XI.2, yang sukses menempati podium tertinggi dan meraih Juara 1 pada Kategori Tanding Remaja.
Dominasi MAN Tana Toraja terus berlanjut di kategori yang sama melalui Nurmila (Kelas XII.2) dan Olivia Parura (Kelas XII.3) yang masing-masing berhasil menyabet Juara 2 Kategori Tanding Remaja. Tidak hanya tangguh dalam kategori tanding fisik, delegasi madrasah ini juga menunjukkan nilai estetika seni bela diri yang tinggi. Hal ini dibuktikan oleh Ibnu Sabil, siswa kelas XII.2, yang berhasil keluar sebagai Juara 2 pada Kategori Seni Tunggal IPSI. Melengkapi torehan manis tersebut, Nurfadillah Khalifah Fahsya yang juga duduk di kelas XI.2 berhasil meraih Juara 3 Kategori Tanding Remaja.
Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari tangan dingin dan kawalan ketat Pak Sulthan Massora. Bertindak langsung sebagai official sekaligus Pembina Ekskul Pencak Silat Tapak Suci MAN Tana Toraja, beliau mendampingi penuh perjuangan para siswa selama empat hari pelaksanaan kompetisi di Parepare. Dedikasi penuh dan arahan strategis di pinggir gelanggang terbukti ampuh membakar semangat bertanding para atlet muda hingga mampu melampaui target.
"Seluruh proses rangkaian kegiatan kejuaraan telah diikuti dengan baik, dan hasil pencapaian anak-anak kita ini sangat luar biasa serta patut diapresiasi," ujar Sulthan Massora dalam laporan resminya pasca-kompetisi. Pihak madrasah pun menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi para siswa dan tim pembina yang telah mengharumkan nama madrasah di tingkat daerah dan Nasional.
Kompetisi "Parepare Championship 3 Tahun 2026" sendiri merupakan salah satu ajang tolok ukur pembinaan atlet pencak silat usia remaja di Sulawesi Selatan. Dengan hasil yang dicapai ini, Ekskul Pencak Silat Tapak Suci MA Negeri Tana Toraja semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu wadah bakat olahraga yang diperhitungkan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi stimulus dan motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Tim kontingen kini telah kembali ke Tana Toraja dan bersiap untuk melanjutkan pembinaan rutin guna menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.