Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Madrasah / MAN Tana Toraja

PRESTASI GEMILANG: Pencak Silat Tapak Suci MA Negeri Tana Toraja Borong Medali di Parepare Championship 3 Tahun 2026

Tayang: Rabu, 15 Juli 2026 09:14 WITA

Penulis: Munawwir

120 views 0 suka 5 dibagikan
PRESTASI GEMILANG: Pencak Silat Tapak Suci MA Negeri Tana Toraja Borong Medali di Parepare Championship 3 Tahun 2026
Kontingen Pencak Silat MAN Tana Toraja pada Kejuaraan Pencak Silat Piala KEMENBUD dan PIALA WALIKOTA "Parepare Championship 3 Tahun 2026

PAREPARE, Humas MAN Tana Toraja– Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga bela diri Tana Toraja. Kontingen pencak silat Madrasah Aliyah (MA) Negeri Tana Toraja sukses mengukir prestasi gemilang dengan membawa pulang rentetan medali dalam ajang bergengsi Kejuaraan Pencak Silat Piala KEMENBUD dan PIALA WALIKOTA "Parepare Championship 3 Tahun 2026". Kompetisi skala regional yang berlangsung ketat pada tanggal 10 hingga 12 Juli 2026 di GOR Mandiri Lompoe, Kota Parepare ini, menjadi saksi bisu ketangguhan para pesilat muda asal bumi Tana Toraja.

Dalam kejuaraan tersebut, MA Negeri Tana Toraja berhasil mengamankan total lima medali yang terdiri dari 1 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu. Puncak prestasi ditorehkan oleh Azai Suhaebu Abbas, siswa kelas XI.2, yang sukses menempati podium tertinggi dan meraih Juara 1 pada Kategori Tanding Remaja.

Dominasi MAN Tana Toraja terus berlanjut di kategori yang sama melalui Nurmila (Kelas XII.2) dan Olivia Parura (Kelas XII.3) yang masing-masing berhasil menyabet Juara 2 Kategori Tanding Remaja. Tidak hanya tangguh dalam kategori tanding fisik, delegasi madrasah ini juga menunjukkan nilai estetika seni bela diri yang tinggi. Hal ini dibuktikan oleh Ibnu Sabil, siswa kelas XII.2, yang berhasil keluar sebagai Juara 2 pada Kategori Seni Tunggal IPSI. Melengkapi torehan manis tersebut, Nurfadillah Khalifah Fahsya yang juga duduk di kelas XI.2 berhasil meraih Juara 3 Kategori Tanding Remaja.

Keberhasilan luar biasa ini tidak lepas dari tangan dingin dan kawalan ketat Pak Sulthan Massora. Bertindak langsung sebagai official sekaligus Pembina Ekskul Pencak Silat Tapak Suci MAN Tana Toraja, beliau mendampingi penuh perjuangan para siswa selama empat hari pelaksanaan kompetisi di Parepare. Dedikasi penuh dan arahan strategis di pinggir gelanggang terbukti ampuh membakar semangat bertanding para atlet muda hingga mampu melampaui target.

"Seluruh proses rangkaian kegiatan kejuaraan telah diikuti dengan baik, dan hasil pencapaian anak-anak kita ini sangat luar biasa serta patut diapresiasi," ujar Sulthan Massora dalam laporan resminya pasca-kompetisi. Pihak madrasah pun menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi para siswa dan tim pembina yang telah mengharumkan nama madrasah di tingkat daerah dan Nasional.

Kompetisi "Parepare Championship 3 Tahun 2026" sendiri merupakan salah satu ajang tolok ukur pembinaan atlet pencak silat usia remaja di Sulawesi Selatan. Dengan hasil yang dicapai ini, Ekskul Pencak Silat Tapak Suci MA Negeri Tana Toraja semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu wadah bakat olahraga yang diperhitungkan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi stimulus dan motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Tim kontingen kini telah kembali ke Tana Toraja dan bersiap untuk melanjutkan pembinaan rutin guna menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

Berita Terkait

Momentum Tahun Baru Hijriah: Guru Madrasah Tana Toraja Diajak 'Hijrah' Metode Mengajar, Tinggalkan Gaya Lama
MAN Tana Toraja

Momentum Tahun Baru Hijriah: Guru Madrasah Tana Toraja Diajak 'Hijrah' Metode Mengajar, Tinggalkan Gaya Lama

Pembukaan workshop MGMP dan KKG MI Tana Toraja pada Selasa, 16 Juni 2026, dimanfaatkan oleh Plt. Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Tana Toraja, H. Tamrin Lodo, sebagai momentum bagi para guru untuk melakukan "hijrah" metodologi mengajar bertepatan dengan Tahun Baru 1448 Hijriah. Dalam arahannya, beliau menekankan agar para pendidik meninggalkan metode ceramah kuno yang monoton dan beralih ke pendekatan yang lebih bervariasi serta memperlakukan semua siswa dengan adil tanpa memandang capaian akademis semata. Alih-alih sekadar menjadi acara seremonial, momentum ini menjadi refleksi kritis bagi para peserta untuk merevitalisasi fungsi organisasi profesi sebagai wadah pemecahan masalah pembelajaran dan pemenuhan tugas mendidik secara holistik.

16 Jun 2026 1,143 views Baca Selengkapnya →
Rawat Toleransi Lewat Kurikulum Berbasis Cinta, Ratusan Siswa MAN Tana Toraja Selami Moderasi Beragama di Batara White House
MAN Tana Toraja

Rawat Toleransi Lewat Kurikulum Berbasis Cinta, Ratusan Siswa MAN Tana Toraja Selami Moderasi Beragama di Batara White House

Kegiatan belajar di luar lingkungan madrasah yang digelar oleh MAN Tana Toraja di Batara White House pada Kamis, 11 Juni 2026, sukses mengintegrasikan indikator Moderasi Beragama Kemenag RI dengan esensi Kurikulum Berbasis Cinta. Diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, serta guru dan staf, acara ini menghadirkan dialog interaktif metode "Segitiga Dialog" bersama Tokoh Agama Islam H. Tamrin Lodo, Tokoh Adat dan Agama Kristen Pendeta Musa Salussu, serta Ketua Komite Madrasah H. Suardi Sidik. Melalui kombinasi talk show kebangsaan, kegiatan outbound games bermuatan nilai toleransi, dan pengisian Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) reflektif, para siswa diajak menyelami esensi pluralisme, merawat kearifan lokal Toraja tanpa mengorbankan akidah, serta mendapat dukungan penuh komite untuk mengembangkan MAN Tana Toraja sebagai pelopor madrasah inklusif di masa depan.

11 Jun 2026 567 views Baca Selengkapnya →