Logo Kemenag SIRITA Sistem Informasi Religi Tana Toraja
Madrasah / MAN Tana Toraja

Momentum Tahun Baru Hijriah: Guru Madrasah Tana Toraja Diajak 'Hijrah' Metode Mengajar, Tinggalkan Gaya Lama

Tayang: Selasa, 16 Juni 2026 11:35 WITA

Penulis: Munawwir

1,241 views 2 suka 38 dibagikan
Momentum Tahun Baru Hijriah: Guru Madrasah Tana Toraja Diajak 'Hijrah' Metode Mengajar, Tinggalkan Gaya Lama

MAKALE, Humas MAN Tana Toraja — Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, menjadi pemantik semangat baru bagi ratusan guru madrasah di Tana Toraja. Alih-alih sekadar merayakan pergantian tahun Islam secara seremonial, para pendidik yang tergabung dalam MGMP MAN Tana Toraja dan KKG MI Tana Toraja memilih langsung tancap gas melakukan refleksi mendalam mengenai gaya mengajar mereka di ruang kelas.

Dalam pembukaan workshop peningkatan profesionalisme guru yang digelar di Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Terpadu MAN Tana Toraja, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Tana Toraja, H. Tamrin Lodo, melontarkan ajakan penting mengenai esensi "hijrah" bagi seorang pendidik di era modern.

Esensi Hijrah: Pindah Cara, Tinggalkan Ceramah Melulu

Dari sudut pandang substantif, proses belajar-mengajar di madrasah dituntut untuk bertransformasi total. H. Tamrin Lodo menegaskan bahwa peringatan tahun baru Islam harus dimaknai sebagai momentum perubahan tata cara dan metodologi pembelajaran di dalam kelas.

"Alhamdulillah, kita memasuki hari baru (1 Muharram). Jika dulu hijrah dilakukan karena kondisi negara, maka saat ini bagi kita adalah hijrah tata cara. Bagaimana kita pindah cara, pindah mengajar. Jangan lagi kita mengajar seperti tempo dulu; ceramah melulu tanpa ada variasi cara-cara baru," tegas Tamrin di hadapan peserta.

Ia menambahkan, kehadiran guru di sekolah kini dituntut untuk 'hadir seutuhnya' (full), baik secara fisik maupun emosional. Pola pengajaran masa kini tidak boleh lagi membeda-bedakan siswa berdasarkan nilai akademis semata.

"Bagaimana guru melihat anak bukan hanya karena prestasinya, tapi semua anak diperlakukan dengan baik," imbuhnya, menekankan pentingnya keadilan afektif dalam mendidik.

Menghidupkan Kembali Fungsi Holistik Organisasi Profesi

Selain refleksi metode mengajar, awal tahun baru hijriah ini juga diarahkan sebagai ajang revitalisasi organisasi profesi guru di Tana Toraja. Kolaborasi antara MGMP dan KKG ini dipandang bukan sekadar agenda kumpul bersama, melainkan wadah krusial untuk membedah masalah-masalah riil yang dihadapi guru di lapangan.

Tamrin mengingatkan bahwa wadah seperti MGMP dan KKG sudah lama berdiri sebagai organisasi profesi. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana organisasi ini benar-benar mampu membentuk guru yang memiliki kompetensi utuh secara holistik—bukan hanya sebagai pengajar yang mentransfer materi, melainkan sebagai pendidik yang menanamkan karakter.

"Mudah-mudahan MGMP/KKG ini menjadi wadah komunikasi guru-guru untuk memecahkan masalah-masalah pembelajaran dengan baik. Mengingat tugas guru itu secara holistik, dari sisi mendidik ada yang namanya pembiasaan, yang nanti akan dikupas lebih dalam oleh ibu pemateri," urainya.

Dampak Nyata yang Dirasakan Peserta

Sudut pandang perubahan ini langsung diresapi oleh para peserta workshop. Beberapa guru peserta menyatakan bahwa tantangan untuk "hijrah metode" ini menjadi tamparan sekaligus motivasi segar. Di hari pertama ini, mereka tidak lagi disuguhi pidato formalitas, melainkan langsung dihadapkan pada cermin realitas: apakah cara mengajar mereka selama ini sudah memanusiakan siswa, atau justru masih menjebak siswa dalam kantuk akibat metode ceramah yang monoton.

Melalui sinergi tema Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta yang diajarkan dalam workshop ini, para guru madrasah se-Tana Toraja sepakat bahwa tahun baru 1448 Hijriah menjadi garis start untuk meninggalkan zona nyaman demi melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas otak, tapi juga anggun dalam karakter.

Tagar: #workshop KBC dan Deep Leraning #MGMP #MAN Tana Toraja
M

Unit Kerja

MAN Tana Toraja

Berita Terkait

Menyemai Toleransi dari Bumi Lakipadada: MAN Tana Toraja Bagikan Resep Harmoni dan Moderasi Beragama kepada KKM MA Takalar
MAN Tana Toraja

Menyemai Toleransi dari Bumi Lakipadada: MAN Tana Toraja Bagikan Resep Harmoni dan Moderasi Beragama kepada KKM MA Takalar

MAN Tana Toraja membagikan resep harmoni dan strategi penerapan moderasi beragama berbasis kearifan lokal kepada rombongan KKM MA Kabupaten Takalar dalam kegiatan kunjungan studi tiru. Dalam penerimaannya, pihak madrasah menyambut para tamu melalui prosesi adat Ma'Parapak serta tarian khas Toraja, lalu memaparkan bagaimana nilai-nilai kekerabatan lokal seperti Siangkanan, Sikamali’, dan Sikaboro’ dikolaborasikan dengan pembelajaran untuk membangun toleransi siswa. Keberhasilan pendekatan inklusif ini dibuktikan dengan capaian assessment toleransi siswa yang sangat baik, keharmonisan kolaborasi lintas ormas dan masyarakat, serta wujud nyata lingkungan sekolah yang aman dan penuh rasa kasih bagi siswa dengan keluarga heterogen.

31 Jul 2026 282 views Baca Selengkapnya →
Sayangi Otak dan Cita-Cita: Potret Edukasi Pencegahan penyalahgunaan Narkoba di MAN Tana Toraja
MAN Tana Toraja

Sayangi Otak dan Cita-Cita: Potret Edukasi Pencegahan penyalahgunaan Narkoba di MAN Tana Toraja

MAN Tana Toraja bekerja sama dengan BNNK Tana Toraja menggelar sosialisasi edukatif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Dipimpin oleh Penyuluh Narkoba Hilmi Jahid dan Rompas Sollu, kegiatan interaktif ini berfokus pada pemahaman dampak zat adiktif terhadap pusat saraf serta tumbuh kembang otak manusia yang berlangsung hingga usia 25 tahun. Melalui pendekatan yang hangat, para siswa diajak untuk mencegah penyalahgunaan narkoba yang dimulai dari kebiasaan menolak rokok dan saling menjaga antar sesama teman sebaya. Pihak madrasah menyambut positif kegiatan ini sebagai langkah nyata pembentukan karakter dan perlindungan masa depan generasi muda Toraja.

30 Jul 2026 147 views Baca Selengkapnya →
Mengabdi dengan Hati: MAN Tana Toraja terapkan Budaya Bersih "SADAR MASERO" Lewat Sosialisasi Agen Perubahan
MAN Tana Toraja

Mengabdi dengan Hati: MAN Tana Toraja terapkan Budaya Bersih "SADAR MASERO" Lewat Sosialisasi Agen Perubahan

MAN Tana Toraja menggelar sosialisasi program inovasi Zona Integritas (ZI) bertajuk SADAR MASERO (Sebelum dan Sesudah Aktivitas Dilakukan Agar Rutin Membersihkan Area Sekolah dengan Rapi dan Optimal) di Gedung Perpustakaan & Laboratorium Terpadu. Program yang diprakarsai oleh Agen Perubahan Marlina, S.Pd.I, dan didukung Kepala Madrasah Hj. Rosmawan, S.Ag., M.Pd. ini mengusung kearifan lokal (masero = bersih dalam bahasa Toraja) untuk menanamkan budaya kebersihan, disiplin, dan gotong royong bagi seluruh siswa, guru, serta staf. Gerakan ini berfokus pada kebiasaan merapikan dan membersihkan area sekolah sebelum dan sesudah beraktivitas, didukung oleh pembentukan Duta Kebersihan siswa di tiap kelas untuk mewujudkan lingkungan madrasah yang sehat dan berintegritas.

29 Jul 2026 224 views Baca Selengkapnya →
Membawa Asa dari Bumi Lakipadada: Dua Srikandi MAN Tana Toraja Siap Berlaga di O2SN Sulsel
MAN Tana Toraja

Membawa Asa dari Bumi Lakipadada: Dua Srikandi MAN Tana Toraja Siap Berlaga di O2SN Sulsel

Dua siswi MAN Tana Toraja, Nur Afni Ramadhan (Panjat Tebing Putri) dan Nurmila (Pencak Silat Putri), resmi mewakili Kabupaten Tana Toraja pada ajang O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung pada 27–29 Juli di Makassar. Dukungan penuh diberikan oleh pihak madrasah melalui Kepala MAN Tana Toraja, Rosmawati, S.Ag., M.Pd.I., yang menegaskan komitmen sekolah dalam wadah pengembangan potensi non-akademik siswa guna membentuk karakter mandiri, berani, serta berdaya saing tinggi. Perjuangan kedua siswi ini diharapkan dapat menorehkan prestasi membanggakan sekaligus menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya.

27 Jul 2026 715 views Baca Selengkapnya →